Breaking News:

Pilkada Bulungan

Bertarung di Pilkada Bulungan, Markus Juk jadi Anggota DPRD Pertama yang Serahkan SK Pemberhentian

Tiga anggota DPRD yang maju di Pilkada Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), wajib mengundurkan diri dari jabatannya.

Penulis: Amiruddin | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/AMIRUDDIN
Ketua KPU Bulungan, Lili Suryani saat menerima SK pemberhentian Markus Juk, yang diserahkan timnya di KPU Bulungan, Jl Ulin, Tanjung Selor. Jumat (6/11/2020) siang. TRIBUNKALTIM.CO/AMIRUDDIN 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Tiga anggota DPRD yang maju di Pilkada Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), wajib mengundurkan diri dari jabatannya.

Yakni, Syarwani (anggota DPRD Kaltara - Partai Golkar), Najamuddin (anggota DPRD Kaltara - Partai Demokrat), dan Markus Juk (anggota DPRD Bulungan - PDIP).

Ketiganya wajib menyerahkan surat keputusan (SK) pemberhentian kepada KPU Bulungan, paling lambat 9 November 2020 mendatang.

Ketua KPU Bulungan, Lili Suryani, mengatakan jelang batas akhir penyerahan SK pemberhentian, baru satu orang yang menyerahkan SK kepada KPU.

Baca Juga: Indonesia Resmi Resesi, Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal III 2020 Minus 3,49 Persen

Baca Juga: Satpol PP Kukar Segel Tower Tidak Berizin di Tenggarong Kutai Kartanegara

Baca Juga: UPDATE Virus Corona di Tarakan, Tambah 4 Kasus Konfirmasi Positif Covid-19

Baca Juga: Bayi Hidrosefalus di Berau Dirawat di Rumah Sederhana, Butuh Biaya Besar untuk Operasi

"Yang telah menyerahkan SK pemberhentian kepada kami Markus Juk, jadi beliau sudah clear terkait pengunduran dirinya.

SK pemberhentian sebagai anggota DPRD Bulungan telah diserahkan hari ini," kata Lili Suryani, kepada TribunKaltara.com, Jumat (6/11/2020) siang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved