Indonesia Resmi Resesi Ekonomi, Apa Arti Resesi, Bagaimana Dampaknya ke Masyarakat?

Hal ini diketahui dari Laporan Badan Pusat Statistik (BPS) Apa arti resesi dan bagaimana dampak langsung ke masyarakat.

Freepik.com
Ilustrasi ekonomi Indonesia resmi resesi, bagaimana dampaknya ke masyarakat 

TRIBUNKALTIM.CO - Memasuki kuartal ketiga 2020, Indonesia resmi resesi ekonomi.

Hal ini diketahui dari Laporan Badan Pusat Statistik (BPS)

Apa arti resesi dan bagaimana dampak langsung ke masyarakat.

Artikel di bawah akan membahasnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, produk domestik bruto (PDB) RI pada kuartal III-2020 minus 3,49 persen (year on year/yoy).

Sebelumnya, ekonomi Indonesia juga tercatat telah terkonstraksi alias negatif pada kuartal II-2020.

Baca juga: LINK RESMI Token Listrik Gratis November, LOGIN WWW.PLN.CO.ID & stimulus.pln.co.id, Stimulus Covid

Baca juga: Status Rizky Billar dan Lesty Kejora Akhirnya Terbongkar, Irfan Hakim : Awalnya Kayaknya Gimmick

Baca juga: Betrand Peto Tunjukkan Tato, Ruben Onsu: You Izin Sama Siapa? Suami Sarwendah lalu Bikin Onyo Panik

Baca juga: LENGKAP Jadwal Liga Italia Pekan Ke-7, Lazio vs Juventus, Atalanta vs Inter Milan, AC Milan?

Adapun secara kuartalan, ekonomi sudah mulai tumbuh sebesar 5,05 persen.

Selain itu, secara kumulatif masih terkontraksi 2,03 persen, sebagaimana dikutip dari Kompas.com.

Dibandingkan dengan kuartal II-2020, realisasi pertumbuhan ekonomi tersebut membaik.

Pasalnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami kontraksi yang cukup dalam mencapai 5,32 persen pada kuartal II-2020.

"Dengan berbagai catatan peristiwa pada triwulan II-2020, ekonomi Indonesia kalau PDB atas dasar harga konstan kita bandingkan pada kuartal II-2019, maka ekonomi kontraksi 3,49 persen," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi video, Kamis (5/11/2020).

Ekonomi Indonesia, lanjut Suhraiyanto, berdasarkan PDB kuartal III atas dasar harga berlaku Rp 3.894 triliun.

Selain itu, dari harga dasar konstan dengan tahun dasar 2010 adalah Rp 2.720,6 triliun.

Sementara menurut pengeluaran secara tahunan, semua komponen mengalami konstraksi dengan konsumsi rumah tangga mencatatkan penurunan paling dalam.

Baca juga: Indonesia Resmi Resesi, Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal III 2020 Minus 3,49 Persen

Baca juga: Resesi Jadi Ancaman, Kepala BPS Yakin Balikpapan Bisa Bertahan, Pertumbuhan Ekonominya Membaik

Baca juga: Balikpapan Diyakini Bisa Bertahan Meski Terjadi Resesi Ekonomi, Kepala BPS: Tak Separah Daerah Lain

Sebagai Informasi, ada beberapa negara selain Indonesia yang mengalami resesi.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved