Jumat, 12 Juni 2026

Kasus DBD di Penajam Paser Utara Meningkat, Dinkes PPU Imbau Terapkan 3 M Plus

Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara ( Dinkes PPU ) Kalimantan Timur mengimbau masyarakat untuk mewaspadai peningkatan penyakit

Tayang:
Editor: Budi Susilo
momjunction.com
Ilustrasi seorang anak yang terkena demam berdarah. Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara ( Dinkes PPU ) Kalimantan Timur mengimbau masyarakat untuk mewaspadai peningkatan penyakit Demam Berdarah Dengue ( DBD ) pada Bulan Desember hingga Januari nanti. 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara ( Dinkes PPU ) Kalimantan Timur mengimbau masyarakat untuk mewaspadai peningkatan penyakit Demam Berdarah Dengue ( DBD ) pada Bulan Desember hingga Januari nanti.

Karena, pada bulan Desember hingga Januari tersebut biasanya Indonesia mengalami musim hujan.

"Kita harus tetap waspada, karena ini sudah mulai musim hujan lagi, jangan sampai terjadi ledakan peningkatan diawal musim penghijau," kata Anggota Pengelola Program Malaria, Dinas Kesehatan PPU Ponco Waluyo, Selasa (10/11/2020).

Lebih lanjut, menurutnya pada bulan Desember hingga Januari itulah dimana mulai mengalani peningkatan kasus DBD.

Baca Juga: Bekerjasama dengan PMI, Polres Kukar Gelar Donor Darah

Baca Juga: Dua Perwakilan KIM Kukar Bakal Ikuti Acara Kemkominfo RI

Baca Juga: Pertamina RU V Balikpapan Kembangkan Program Pemberdayaan Terintegrasi

Baca Juga: Tanggapan Mabes Polri Soal Represif Aparat Kala Tangani Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Samarinda

"Biasnya di Desember Januari, itu Desember mulai peningkatan kasus, kemudian tingginya nanti kasus di Januari hingga Februari kemudian maret mulai turun," lanjut dia.

Baca Juga: Kecelakaan Lalu Lintas di Sungai Ampal Balikpapan, Satu Mobil Melayang Masuk ke Lahan Kosong

Baca Juga: Mengenal Profil Kamala Harris, Wakil Presiden Amerika Serikat Terpilih yang Mendampingi Joe Biden 

Baca Juga: 4 Faktor Kunci di Balik Tumbangnya Sang Petahana Donald Trump dalam Pilpres Amerika Serikat

Untuk mencegah atau mengantisipasi terjadinya ledakan kasus DBD, Ponco mengimbau seluruh masyarakat PPU untuk menerapkan 3 M+ yaitu menguras, menutup dan mengubur.

"serta imbauan untuk masyarakat, rajin memberikan lingkungan sendiri, membuang sampah pada tempatnya jangan membiarksn air tergenang," imbau dia.

Sejak Pandemi Kasus DBD Menurun Secara Signifikan

Berita sebelumnya. Selama masa pandemi Virus Corona atau covid-19, jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) secara signifikan mengalami penurunan.

Padahal, pada tahun 2019 jumlah warga yang terkena DBD meningkat tajam.

"Intinya saat pandemi ini, kasus demam berdarah secara signifikan menurun," kata Anggota Pengelola Program DBD, Dinas Kesehatan PPU Ponco Waluyo, Selasa (10/11/2020).

Baca Juga: Ekonomi Kaltim Mulai Membaik, Ekspor Batu Bara dan CPO Menggeliat

Baca Juga: Politisi Senior Partai Keadilan Sejahtera Sarankan Mahfud MD Temui Rizieq Shihab

Baca Juga: Azerbaijan dan Armenia Bersepakat Akhiri Perang, Sudah Enam Pekan Bertempur

Baca Juga: Pemkab Kukar Buat Pemeliharaan Jembatan Ing Martadipura Kota Bangun, Kirim Personel Atur Lalu Lintas

Kendati demikian, Ponco Waluyo membeberkan pada bulan Juli 2020 ini terdapat satu kasus meninggal dunia akibat DBD.

Meskipun kasus DBD secara signifikan menurun pada tahun ini, Ponco Waluyo mengimbau masyarakat khususnya warga PPU agar menerapkan gerakan 3M+, yakni Menguras, Mengubur dan Menutup serta selalu waspada.

Baca juga: LOWONGAN KERJA PT Angkasa Pura Supports Buka Lowongan Bagi Lulusan SMA/SMK, Cek Syaratnya

Baca juga: Anggota DRPD Kaltim Belum Bisa Bertemu, Lantaran 2 Mahasiswa dalam Kondisi Reaktif Usai Rapid Test

Baca juga: UPDATE LIVE Habib Rizieq Shihab Pulang ke Indonesia, Live Streaming Front TV dari Petamburan

"Tapi kita harus tetap waspada, karena ini sudah mulai musim hujan lagi, untuk mencegah atau mengantisipasi terjadinya ledakan kasus DBD, saya imbau seluruh masyarakat PPU untuk menerapkan 3M+, yaitu menguras, menutup dan mengubur," kata Ponco Waluyo.

"Serta imbauan untuk masyarakat, rajin membersihkan lingkungan sendiri, membuang sampah pada tempatnya dan jangan membiarkan air tergenang," ucapnya.

(TribunKaltim.co/Dian)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved