Breaking News:

Rencana Gelar Pengadilan Secara Daring, Kejari Balikpapan Akui Terkendala Sinyal dan Listrik

Demi mewujudkan situasi pengadilan yang kondusif, tentu diperlukan adanya komunikasi yang lancar pula.

Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD ZEIN RAHMATULLAH
Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Balikpapan, Aditya Narwanto. TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD ZEIN RAHMATULLAH 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Demi mewujudkan situasi pengadilan yang kondusif, tentu diperlukan adanya komunikasi yang lancar pula.

Sehingga,  hakim mampu memiliki keterangan sejernih mungkin sebelum memutus atau memvonis suatu perkara.

Namun di tengah pandemi seperti hari ini, kerumunan pun mutlak perlu diminimalisir.

Begitupun dalam ruang pengadilan hingga sempat santer wacana mengenai ada pelaksanaan pengadilan secara daring.

Baca Juga: Demi Bisa Belajar Via Daring, Pelajar di Berau Ini Harus Naik Bukit untuk Dapatkan Jaringan Internet

Baca Juga: Masih Zona Oranye Covid-19, Blank Spot Jadi Masalah Pembelajaran Daring di Samarinda

Baca Juga: Komisi IV DPRD Kukar Dengar Langsung Keluh Kesah Pelajar Terkait KBM Daring Kala Pandemi Covid-19

Menanggapi wacana tersebut, Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Balikpapan, Aditya Narwanto memaparkan, bahwa jalannya proses pengadilan secara daring dikhawatirkan tidak berjalan kondusif lantaran situasi sinyal dan pasokan listrik.

"Kami selaku penuntut umum dalam melaksanakan persidangan online pasti banyak kendala. Salah satunya adalah ketersediaan fasilitas untuk sinyal," paparnya.

Sinyal tersebut, menurut Aditya, digunakan sejumlah pihak secara bersamaan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved