Virus Corona di Kutim
Pjs Bupati Kutim Jauhar Effendi Bantah Adanya 500 Kasus Positif Covid-19 Baru di Lingkungan KPC
Isu yang beredar di masyarakat maupun media sosial di Kutim terkait adanya lonjakan 500 kasus terkonfirmasi positif Corona atau covid-19.
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Isu yang beredar di masyarakat maupun media sosial di Kutim terkait adanya lonjakan 500 kasus terkonfirmasi positif Corona atau covid-19 di lingkungan perusahaan Kaltim Prima Coal (KPC) dibantah langsung oleh Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Kutai Timur, Jauhar Effendi.
Ia mengatakan memang jumlah terkonfirmasi positif covid-19 di lingkungan KPC mencapai ratusan orang. Namun itu hanya total akumulasi kasus yang dicatat oleh tim Gugus Tugas covid-19 Kutim.
Itu total keseluruhan artinya sudah lama. Kan sudah Ada yang sembuh. Isu yang hari ini 500 itu tidak benar.
"Itu total Kita saja keseluruhan Kabupaten Kutai Timur 2800 orang (positif) yang sudah sembuh cukup banyak," ucap Jauhar Effendi usai menghadiri kegiatan di hotel Mercure Samarinda, Jumat (4/12/2020).
Baca juga: Sejumlah Tenaga Pendidik di Balikpapan Positif Covid-19, Simulasi Belajar Tatap Muka Tetap Jalan
Baca juga: Angka Covid-19 di Kabupaten PPU Terus Meningkat, Kasus Baru Positif Corona Capai 8 Orang
Baca juga: Soroti Perkembangan Penanganan Corona di Indonesia, Jokowi Sebut Semuanya Memburuk
Ia pun merasa kaget ketika mendapatkan informasi tersebut.
Namun ketika ditelusuri ternyata itu hanya total keseluruhan karyawan yang terkonfirmasi positif covid-19.
Bahkan hampir semuanya sudah dinyatakan sembuh.
"Memang di era saat ini harus cek dan ricek," ujar Jauhar Effendi.
Sementara itu Yordhen Ampung selaku Manager External Relations PT Kaltim Prima Coal mengatakan total terkonfirmasi positif covid-19 itu berdasarkan akumulasi sejak bulan April 2020.
Bahkan ia membantah adanya karyawan KPC dirawat di RS AW Sjahranie.
Baca juga: Tunggak Pajak Alat Berat, Komisi II DPRD Kalti Minta KPC Tekan Kontraktornya Segera Melunasi
Baca juga: Tim Gugus Covid 19 Terima APD dari PT KPC dan PT PAMA
Baca juga: BUMDES Binaan KPC Bantu Sembako Tim Medis Dua Puskesmas
Per tanggal 3 Desember 2020, kasus positif di KPC tinggal 62 orang.
"Dari jumlah tersebut, sebanyak 58 orang menjalani isolasi mandiri di fasilitas perusahaan dan 4 orang yang bergejala dirawat di RSUD Kudungga," ujar Yordhen Ampung.
Bahkan sejak tanggal 26 Maret 2020 KPC tidak membolehkan karyawannnya keluar dari wilayah Kutim jika memang tidak ada kegiatan mendesak.
"Aturan itu masih berlaku sampai saat ini," pungkasnya.
10 Cara Pencegahan Virus Corona