Pilkada Balikpapan

Besok Masuk Masa Tenang, KPU Balikpapan Minta Semua APK Diturunkan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan mengggelar rapat koordinasi rencana penertiban Alat Peraga Kampanye (APK)

TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA ANGGRAINI
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan mengggelar rapat koordinasi terkait penertiban alat peraga kampanye (APK).TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA ANGGRAINI 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan mengggelar rapat koordinasi rencana penertiban Alat Peraga Kampanye (APK).

Hal tesebut dilakukan mengingat Kota Balikpapan besok, Minggu (6/12/2020) akan memasuki masa tenang Pilkada 2020.

Ketua KPU Kota Balikpapan, Noor Thoha, mengatakan, pihaknya mengundang stakeholder terkait, yakni, Satpol PP, Kesbangpol, LO, TNI, Polri, dari Dinas Perhubungan.

Semua diundang untuk melakukan kesepakatan bersama pembersihan APK.

Baca Juga: Menyoal Dugaan Politik Uang, Begini Penjelasan Paslon Pilkada Berau Seri Marawiah-Agus Tantomo

Baca Juga: Wakil Ketua DPD RI Gelar FGD Dengan Pemprov Kaltim Soal Pilkada Serentak, Ajak Warga Jangan Golput

Baca Juga: Sekkot Samarinda Tegaskan Persiapan Pilkada Dilakukan Sejak Jauh Hari, Termasuk Bantuan Dana

"Sesuai amanah PKPU bahwa KPU wajib melaksanakan koordinasi dengan semua stakeholder terkait dengan pembersihan dan penertiban APK,” ujarnya.

Sesuai dengan tahapan Pilkada, maka selama 3 hari mulai 6-8 Desember, telah masuk dalam jadwal masa tenang, sehingga seluruh APK harus diturunkan.

Begitupun atribut yang berkaitan dengan ajakan memilih pasangan calon maupun kolom kosong.

Adapun kesepakatan yang dihasilkan, seluruh APK diminta untuk diturunkan sendiri oleh tim pasangan calon.

Apabila ada APK yang tidak diturunkan oleh tim kampanye, maka Satpol PP bersama penyelenggara akan bertindak.

Selain itu, seluruh atribut yang berkaitan dengan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota itu juga akan diturunkan.

Penurunan atribut itu akan dilakuka oleh  Satpol PP beserta tim yang didukung penuh oleh TNI/Polri.

"Kecuali atribut yang dipasang pemerintah yang mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya," kata Noor Thoha.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved