Jumat, 8 Mei 2026

Pilkada 2020

LIVE Quick Count Pilkada 2020 Kompas TV, Hitung Cepat Pilkada Serentak Solo, Medan, Surabaya, dll

Berikut live quick count Pilkada 2020 Kompas TV, hitung cepat Pilkada serentak sejumlah daerah di Indonesia, Solo, Medan, Tangsel, hingga Makassar.

Tayang:
Editor: Amalia Husnul A
Tangkap layar YouTube Kompas TV.
Live quick count Pilkada serentak 2020 di Kompas TV. Berikut live quick count Pilkada 2020 Kompas TV, hitung cepat Pilkada serentak sejumlah daerah di Indonesia, Solo, Medan, Tangsel, hingga Makassar. 

TRIBUNKALTIM.CO - Berikut live quick count Pilkada 2020 Kompas TV, hitung cepat Pilkada serentak sejumlah daerah di Indonesia, Solo, Medan, Tangsel, hingga Makassar.

Tinggal sesaat lagi, proses pemungutan suara Pilkada 2020 hari ini, Rabu 9 Desember 2020 akan ditutup.

Ikuti live quick count Pilkada 2020 di Kompas TV.

Simak hasil hitung Pilkada serentak 2020 di sejumlah daerah di Indonesia, seperti Solo, Medan, Tangsel, Surabaya, Makassar dll.

Hari ini, Rabu 9 Desember 2020, pilkada Serentak 2020 digelar di 270 daerah.

Ada 9 di antaranya pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, 37 pemilihan Wali Kota dan wakil wali kota serta 224 pemilihan Bupati dan Wakil Bupati.

Baca juga: CARA Cepat Lihat Quick Count Hasil Pilkada 2020 di Seluruh Indonesia Via Login Sirekap, Ada Makassar

Baca juga: Lengkap, Link Quick count Pilkada Serentak, Login pilkada2020.kpu.go.id, Anak & Mantu Jokowi Menang?

Baca juga: CEK Hasil Lebih Awal! Link Live Streaming Kompas TV Quick Count Pilkada 2020, Ada Solo dan Medan

Kompas TV menyiarkan secara langsung hasil quick count Pilkada Serentak 2020 dari beberapa daerah di antaranya Pilkada Surabaya, Solo, Medan, Sumbar, dan Makassar.

Untuk mengetahui hasil quick count Pilkada 2020, klik link Live Streaming Kompas TV berikut ini:

Link 1

Link 2

Peneliti Founding Fathers House (FFH) Dian Permata menjelaskan, quick count sebenarnya adalah alih bahasa penyederhanaan dari metode parallel vote tabulations (PVT).

“Dalam konteks pemilu di Indonesia, quick count adalah metode hitung cepat dengan mengambil tempat pemungutan suar a (TPS) sebagai sampel.

Basis respondennya adalah formulir C1 plano, alias hasil perhitungan suara di TPS yang menjadi sampel,” papar Dian dilansir Kompas.com.

Baca juga: Terjawab, FPI Temukan Bukti Baru di 6 Jenazah Laskar Khusus yang Ditembak Polisi, Luka Tak Wajar

Baca juga: Lengkap Trailer dan Sinopsis Ikatan Cinta Hari Ini, Mama Rossa Geram Sampai Menampar Elsa, Ada Apa? 

Baca juga: Kabar Duka dari Indonesian Idol, Melisha Sidabutar Kontestan Top 35 Meninggal Dunia, Rekam Jejaknya

Adapun exit poll, lanjut Dian, menggunakan pemilih yang selesai menggunakan hak pilih di bilik suara sebagai basis responden, sekalipun tetap sampelnya adalah TPS.

“Jadi, di exit poll, peneliti memilih secara random pemilih yang keluar dari bilik suara, sudah selesai memilih, satu laki-laki dan satu perempuan, yang disodori sejumlah pertanyaan seperti ‘Puas dengan pemilu?’, lalu ditanya lagi ‘Siapa yang tadi dipilih?’. Begitu,” tutur Dian.

Nah, kalau bicara hitung cepat dan perhitungan hasil pemilu, ada satu lagi istilah yang sering terdengar, yaitu real count.

“Kalau real count, itu basis respondennya betul-betul adalah angka dari C1 plano yang sudah dikumpulkan di tingkat nasional. Harus 100 persen C1 plano telah terkumpul secara nasional, bukan lagi sampel,” ungkap Dian.

Cara perhitungan ini, imbuh Dian, sama sekali berbeda dengan quick count dan exit poll.

Metodologi Dian menegaskan, baik quick count maupun exit poll memiliki akar ilmu yang sama, yaitu statistika.

Di luar perbedaan dalam definisi dan basis responden, teknik penarikan sampel (sampling) kedua cara itu ya ibarat satu guru, satu ilmu.

Misal, ujar Dian, untuk konteks Pemilu 2019, ada sekitar 810.000 TPS dan 80 daerah pemilihan (dapil).

Baca juga: Alasan Ibrahimovic Disebut Pemain Terlengkap Sejagat, Gabungan Bakat Messi dan Kerja Keras Ronaldo

Baca juga: Kunci Jawaban UAS / PAS Matematika, Kelas 5, Semester Ganjil, Pilihan Ganda dan Esai, Luas Bangunan

Maka, sampel yang ditarik harus dihitung sehingga diyakini mewakili jumlah dan sebaran jumlah TPS dan dapil tersebut.

Urutan operasionalisasinya, sebut Dian, dimulai dari sampling, baru mengumpulkan data berdasarkan basis responden sesuai cara hitung cepat yang dipakai.

“(Sampling), katakanlah kedua cara menggunakan sampel 6.000 TPS, harus diyakini dan dipastikan oleh peneliti jumlah TPS itu adalah representasi dari 80 dapil,” tegas Dian.

Barulah setelah itu muncul sejumlah perbedaan dalam praktik di lapangan.

Quick count mendata angka yang didapat dari C1 dari TPS yang menjadi sampel, sementara exit poll mendata pendapat dari satu responden lelaki dan satu responden perempuan dari TPS sampel.

Level keyakinan dan margin of error Faktor berikutnya yang mempengaruhi hasil hitung cepat memakai quick count dan exit poll adalah tingkat kepercayaan (level of confidence) dan rentang angka penyimpangan (margin of error).

“Angka-angka itu tergantung masing-masing lembaga penyelanggara hitung cepat,” kata Dian.

Baca juga: Terjawab, Penyebab Video Gisel yang Sudah Dihapus Bisa Muncul Lagi, Roy Suryo Tanggapi Hotman Paris

Baca juga: Update Liga Italia, Paolo Maldini Kecewa Sikap Real Madrid, Tawarkan Gelandang Mewah ke AC Milan

Tingkat kepercayaan yang lazim untuk quick count dan exit poll, sebut Dian, adalah 95 persen dan 99 persen.

Ini pula pembeda hitung cepat dengan beragam survei lain yang pilihan level of confidencenya bisa 90 persen, 95 persen, atau 99 persen.

Dalam konteks Pemilu 2019, Dian menghitung bila sampel yang dipakai 6.000 TPS dan level of confidence 95 persen maka margin of error-nya di kisaran 1,27 persen.

“Itu ada hitungan matematikanya,” ujar Dian. Nilai margin of error ini adalah rentang kesalahan yang mungkin terjadi.

Artinya, kata Dian, nilai yang didapat bisa bertambah sampai dengan angka margin itu, atau malah sebaliknya berkurang hingga sebanyak margin of error itu.

Baca juga: Alasan Kota Depok Pertama Menerima Vaksin Covid-19 Sinovac, Penjelasan Gubernur Jabar Ridwan Kamil

Baca juga: Berikut Cara Mudah Scan Dokumen Lewat Google Drive, Hanya Cukup Gunakan Kamera Ponsel

(*)

Artikel ini telah tayang di tribunpontianak.co.id dengan judul Live KompasTV Hasil Quick Count Pilkada Surabaya 2020, Solo, Medan, Tangsel dan Sumbar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved