Breaking News:

Cuaca Sering Berubah, Nelayan Waru dan Penajam Enggan Melaut

Kondisi cuaca yang tidak pasti menyebabkan sebagian nelayan engga melaut di Kecamatan Penajam dan Kecamatan Waru

TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI
Kondisi cuaca yang tidak pasti menyebabkan sebagian nelayan engga melaut di Kecamatan Penajam dan Kecamatan Waru Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI 

TRIBUNKALTIM.CO,PENAJAM- Kondisi cuaca yang tidak pasti menyebabkan sebagian nelayan engga melaut di Kecamatan Penajam dan Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Nelayan pancing yang mengunakan alat tangkap seadanya daerah tersebut merasa kondisi cuaca saat ini mudah berubah.

Jamil, salah satu nelayan di Kecamatan Penajam menerangkan bahwa, saat ini terpaksa menepikan kapal miliknya, pasalnya cuaca yang tidak menentu membuatnya ragu untuk melaut.

Baca Juga: NEWS VIDEO Tim BPBD PPU dan TNI-Polri Mulai Pencarian Satu Nelayan Hilang di Perairan Muara Telake

Baca Juga: BPBD PPU dan TNI-Polri Cari Nelayan Hilang di Perairan Muara Telake, Usai Alami Kecelakaan Air

Baca Juga: Personel BPBD PPU Bersama Polri-TNI Bersiap Lanjutkan Pencarian Nelayan Hilang

"Kadang saya kelaut sendiri, kondisi kita mancing malam, cuaca engga bisa di prediksi," ucapnya saat di temui di rumahnya kilometer 2 Penajam, Kamis (10/12/2020).

Kondisi cuaca yang tidak menentu ini juga disampikan Haryadi warga Kecamatan Waru beberapa nelayan yang menggunakan kapal kecil beberapa minggu terakhir tidak melaut.

"Kapal kita kecil, kondisi cuaca tiba-tiba berubah ini buat kita was-was di laut. Tapi terkadang kita mesti ngelaut kalau engga melaut apa yang di masak di rumah," ucap nelayan yang memiliki satu orang anak itu.

Terpisah, Sekretaris Badan Penagulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PPU, Waluyo saat dikonfirmasi terkait kondisi cuaca yang tidak menentu, meminta nelayan untuk dapat melengkapi alat keselamatan pada saat melaut dan berharap jika kondisi cuaca tidak memungkin untuk tidak melaut.

Halaman
12
Penulis: Dian Mulia Sari
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved