Breaking News:

Platform Kolaborasi Digital Dukung Stabilitas Bisnis di Balikpapan

Pembatasan interaksi fisik sepanjang tahun 2020 akibat pandemi Corona atau covid-19, berpengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi

TRIBUNKALTIM.CO/HERIANI
Media Briefing Regional Online Balikpapan, Rabu (16/12/2020) bersama awak media se-Balikpapan, Kalimantan Timur.  

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pembatasan interaksi fisik sepanjang tahun 2020 akibat pandemi Corona atau covid-19, berpengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Selain harus beradaptasi dengan sistem kerja jarak jauh, berbagai bisnis juga harus mulai menerapkan teknologi digital yang tepat sehingga produktivitas dan stabilitas bisnis tetap terjaga ditengah pandemi.

Lark sebagai platform kolaborasi digital hadirkan solusi agar masyarakat dapat tetap bekerja dengan produktif kapanpun dan dimanapun melalui berbagai fitur penunjang yang terintegrasi dalam satu aplikasi.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan Bimo Epyanto, menyatakan bahwa perekonomian di Kota Balikpapan pada triwulan II-2020 mulai membaik.

Baca juga: Melonjak Tajam, Angka Positif Corona Capai 63 Kasus di Balikpapan, Guru Hingga Nakes Ikut Terpapar

Baca juga: NEWS VIDEO Kabar Ustaz Yusuf Mansur setelah Positif Corona, Pakai Popok untuk BAB

Baca juga: Peringati Hari Juang TNI AD, Pangdam VI Mulawarman Ajak Prajurit Bantu Rakyat Hadapi Pandemi Corona

Namun tidak dapat dipungkiri bahwa pandemi covid-19 memberikan dampak jangka panjang terhadap pertumbuhan ekonomi kota Balikpapan.

Seperti yang telah diproyeksikan bahwa pertumbuhan ekonomi kota Balikpapan pada tahun ini akan lebih rendah dari tahun 2019 akibat pandemi covid-19 dimana pertumbuhan ekonomi tahun lalu sebesar 4,78 persen.

Beberapa upaya telah dilakukan untuk mendukung pemulihan ekonomi kota Balikpapan seperti memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital melalui penggunaan instrumen pembayaran digital, kolaborasi bank, fintech, dan e-commerce, dengan mengoptimalkan adopsi teknologi digital hal ini menunjukan bahwa transformasi digital memiliki peran penting bagi upaya pemulihan perekonomian daerah.

Baca juga: Kabar Bohong Soal Pandemi Corona Beredar di Tengah Warga, Satgas Covid-19 Sempat Kesulitan

Baca juga: Disperindag Sediakan 540 Tabung Subsidi Gas Elpiji 3 Kg Buat Warga Miskin Kutim Terdampak Corona

DR. Devie Rahmawati Peneliti Sosial dan Komunikasi dalam Media Briefing Regional Online Balikpapan, Rabu (16/12/2020) menyebut meyakini bahwa situasi pandemi covid-19 dapat dijadikan akselerator untuk mulai melakukan transformasi digital.

Devie menambahkan bahwa setiap perusahaan, baik korporasi, perusahaan rintisan (start-up), maupun UMKM harus berani keluar dari zona aman dan memulai transformasi cara bekerja dengan memanfaatkan platform digital.

"Transformasi digital adalah jawaban untuk tantangan yang timbul dalam kondisi pandemi saat ini dan kekuatan bagi sebuah bisnis untuk terus maju. Karena dengan penerapan teknologi yang tepat dalam cara berkerja sebuah bisnis akan memberikan peluang untuk dapat bergerak lebih cepat dan produktif," urainya.

Halaman
12
Penulis: Heriani AM
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved