Berita Kaltim Terkini

Gubernur Isran Noor Hadiri Penyerahan SK TORA Secara Virtual, Jokowi Ingatkan Warga tak Gadaikan SK

Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor menghadiri penyerahan Surat Keputusan Hutan Sosial, Hutan Adat dan Surat Keputusan Tanah Obyek Reforma A

Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/JINO PRAYUDI KARTONO
Gubernur Kaltim Isran Noor menghadiri penyerahan SK Hutan Sosial, Hutan Adat dan Surat Keputusan Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA) di ruang Ruhui Rahayu secara virtual, Kamis (7/1/2021). Presiden Joko Widodo mengingatkan agar masyarakat menggunakan SK tersebut untuk meningkatkan ekonomi. TRIBUNKALTIM.CO/JINO PRAYUDI KARTONO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor menghadiri penyerahan Surat Keputusan Hutan Sosial, Hutan Adat dan Surat Keputusan Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA) di ruang Ruhui Rahayu, Kamis (7/1/2021).

Penyerahan diserahkan secara simbolis melalui presiden Joko Widodo secara virtual.

Penyerahan ini dilakukan serentak di seluruh wilayah di Indonesia.

Setelah itu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya melaporkan pelaporan Surat Keputusan (SK) tersebut.

Baca juga: Pecah Rekor! Balikpapan Catat 106 Kasus Positif Covid-19, Tenaga Kesehatan Mulai Berguguran

Baca juga: Berakhir Tragis, Pria Paruh Baya Tewas Dibacok di Tengah Rencana Hajatan Keluarga

Baca juga: Tenaga Kesehatan di Balikpapan yang Pernah Positif Covid-19 Tidak Dapat SMS Pemberitahuan Vaksin

Setelah memberikan laporan ke Joko Widodo memberikan sambutannya terlebih dahulu.

Ia mengatakan pembagian SK tersebut untuk memberikan dampak ekonomi yang besar di daerah khususnya di wilayah hutan.

Selain itu dengan adanya SK tersebut dapat mencegah terjadinya sengketa antara warga dengan pemerintah ataupun sengketa horizontal.

Sejak lima tahun terakhir pemerintah memiliki perhatian khususnya redistribusi aset ini terkait kemiskinan dan ketimpangan ekonomi di pedesaan dan hutan.

Ini menjadi jawaban bagi banyaknya terjadi sengketa agraria.

Ini juga menjadi salah satu jawaban sengketa agraria yang ada, baik antar masyarakat dengan masyarakat dan masyarakat dengan pemerintah.

"Ini tidak hanya sekedar membagikan SK, saya cek terus lahan ini benar-benar dipakai untuk kegiatan produktif, tidak ditelantarkan. Sehingga memberikan manfaat ekonomi yang besar bagi masyarakat. Tidak cukup pemberian hanya ini saja.

Tapi juga dirumuskan aspek usahanya setelah mendapat SK ini agar digunakan betul betul dan ramah lingkungan," ujarnya.

Joko Widodo mengingatkan pemberian SK ini jangan menjadi ajang kesempatan warga untuk menjual lahan yang telah diberikan SK tersebut.

"Jangan sampai SK ini dipindahtangankan ke orang lain. Jadi manfaatkan untuk menanam tanaman produktif yang memiliki nilai ekonomi. Saya kira banyak komiditi yang dikembangkan," ujar Joko Widodo.

Penyerahan dilakukan secara serentak di 17 provinsi di Indonesia.

Di Kaltim sendiri, Gubernur Isran Noor memberikan SK tersebut kepada masyarakat.

(TribunKaltim.co/Jino Prayudi Kartono)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved