Kamis, 7 Mei 2026

Virus Corona di Malinau

Disdik Malinau Evaluasi Pola Pengajaran, Sekolah Wilayah Rawan Covid-19 Terapkan Belajar dari Rumah

Sejumlah sekolah di wilayah nihil kasus Corona atau covid-19 di Kabupaten Malinau akan tetap melanjutkan pola belajar tatap muka atau BTM

Tayang:
Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD SUPRI
PANDEMI CORONA - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau, Fureng Elisa Mou. Sejumlah sekolah di wilayah nihil kasus Corona atau covid-19 di Kabupaten Malinau akan tetap melanjutkan pola belajar tatap muka atau BTM. Sedangkan, wilayah lain yang rawan kasus covid-19, Sekolah memberlakukan pola belajar dari rumah ( BDR ). 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Sejumlah sekolah di wilayah nihil kasus Corona atau covid-19 di Kabupaten Malinau akan tetap melanjutkan pola belajar tatap muka atau BTM.

Sedangkan, wilayah lain yang rawan kasus covid-19, Sekolah memberlakukan pola belajar dari rumah ( BDR ).

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Malinau, Fureng Elisa Mou.

Keputusan tersebut diambil sesuai rapat dengan Komite sekolah dan orang tua atau wali siswa dengan Disdik Malinau.

Baca juga: Pelaku Perjalanan Dominasi Kasus Covid-19 di Malinau, John Felix Rundupadang Ungkap Penyebabnya

Baca juga: Soal Pelantikan Ketua DPRD Malinau, Sekwan Masih Tunggu Usulan Nama dari Partai Demokrat

Baca juga: Sajikan Informasi Desa Berbasis Digital, Desa Long Pada Jadi Role Model SID di Malinau

Baca juga: Persiapan Vaksinasi Covid-19 di Malinau, Dinkes P2KB Rencana Bentuk Pokja KIPI, Ini Tujuannya

"Sesuai hasil rapat kami dengan komite sekolah, orang tua dan wali siswa, ada sebagian sekolah yang tetap melanjutkan BTM," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Jumat (8/1/2021).

Menurut Fureng, hasil koordinasi dengan Dinas Kesehatan P2KB Malinau, pihaknya telah memetakan sekolah mana yang dapat menerapkan BTM.

Termasuk sekolah-sekolah yang memperpanjang BDR karena berada di wilayah desa atau kecamatan yang masih menerapkan isolasi wilayah secara parsial.

Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan pendapat seluruh pihak, termasuk saran dari Pemkab Malinau, dalam hal ini Bupati Malinau.

Baca juga: Bupati Malinau Pimpin Rapat Pengarahan Tahunan 2021, Pesan Yansen TP ke Seluruh Pimpinan OPD

Baca juga: Selama 4 Hari Nihil Kasus Baru Covid-19 di Malinau, Bupati Yansen Tipa Padan Ingatkan Patuhi Prokes

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemkab Malinau Terbitkan Edaran Isolasi Wilayah Secara Parsial

"Wilayah lain yang rawan penularan covid-19 untuk sementara masih melaksanakan BDR. Ini juga atas saran pak Bupati kemarin," katanya.

Kendati demikian, Fureng menerangkan dirinya belum bisa menyebut berapa jumlah sekolah yang menerapkan BDM atau BDR.

Sejumlah sekolah di Malinau telah menerapkan belajar tatap muka sejak Malinau digolongkan sebagai wilayah zona hijau.

Baca juga: Imbas Peningkatan Kasus Covid-19, Tahun ini Arus Mudik Turun Drastis di Malinau

Baca juga: APBD Malinau 2021 Ditetapkan Rp 1,378 T, Fokus Peningkatan Ekonomi Daerah Akibat Covid-19

Sehingga kata Fureng, meskipun ada sekolah yang masih menerapkan BTM, waktu belajar dipangkas menjadi 4 jam dalam sehari, sehingga tetap menerapkan BDR.

"Karena kita sudah tatap muka waktu masih zona hijau, jadi ada sekolah yang masih lanjut BTM. Walaupun bisa dikatakan pola belajarnya gabungan BDR dan BTM," ujarnya.

Hingga saat ini, Disdik Malinau masih memantau perkembangan kasus covid-19 di Malinau.

Fureng memastikan pihaknya melakukan pengawasan ketat mengenai disiplin protokol kesehatan covid-19 di sekolah-sekolah yang menerapkan BTM.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved