Kesehatan
Jangan Panik Jika Digigit Ular, Lakukan 3 Hal Berikut Ini, Terbukti Ampuh Menolong Korbannya
Jangan panik jika digigit ular, lakukan tiga hal ini, terbukti ampuh menolong korbannya
Nah, seperti apa tahapan penanganan gigitan ular yang tepat jika kejadian berlangsung di dekat tempat tinggal kita?
1. Imobilisasi
Tak sedikit orang yang masih salah dalam melakukan penanganan gigitan ular.
Misalnya, banyak yang masih menganggap bahwa mengisap darah di area tergigit ular adalah cara mengeluarkan bisanya.
Padahal, Kepala IGD RS Umum Daha Husada, Kediri, Jawa Timur ini menjelaskan, dari penelitian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), 79 persen gigitan ular tidak melalui pembuluh darah melainkan lewat pembuluh getah bening.
Sehingga, darah korban gigitan ular tak perlu disedot.
Penanganan pertama pada korban gigitan ular yang dianjurkan adalah imobilisasi atau bagian tubuh yang tergigit dibuat tidak bergerak.
Baca juga: Tingkat Hunian Hotel di Balikpapan Masih Bergerak Stagnan
Baca juga: Gelar Bin Peta Jarak Jaring Teritorial, Koramil Tarakan Timur Ajak Warga Patuh Protokol Kesehatan
"Prinsipnya imobilisasi.
Pergerakan otot akan membuat kelenjar getah bening menyebarkan bisa ularnya, maka kita harus membuat dia (korban) tidak bergerak,” katanya.
Kita tak memerlukan peralatan yang terlalu canggih.
Benda sederhana seperti kayu, gedebog pisang, kulit kayu, kardus, atau benda rigid lainnya bisa dimanfaatkan.
Caranya, ambil dua bilah benda tersebut untuk menahan bagian yang tergigit dari ujung jari hingga ujung sendi.
“Jika kaki, berarti dari ujung kaki sampai pangkal paha karena kita ingin membuat kelenjar getah bening yang ada pada otot-otot tidak bergerak karena ototnya gerak,” kata Maharani.
2. Ikat
Gabungkan dua bilah benda itu menggunakan kain, perban atau elastic band aid agar dua bidang tersebut menopang bagian tubuh yang tergigit dengan baik.