Rabu, 29 April 2026

Berita Bontang Terkini

Nelayan Berbas Pantai Bontang Selatan Evakuasi Tiga Orang, Satu Korban Masih Hilang

Kapal nelayan Santan Ilir tenggelam, di perairan Telaga Serang Bontang, usai ditabrak Tengker pada Minggu (10/01/2021).

Tayang:
Penulis: Ismail Usman | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Irwan (43) dan rekanya berhasil menyelamatkan tiga nelayan usai di tabrak Tengker di perairan Telaga Serang. TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG-Kapal nelayan Santan Ilir tenggelam, di perairan Telaga Serang Bontang, usai ditabrak Tengker pada Minggu (10/01/2021).

Dari penuturan saksi yang berada di sekitar lokasi menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 03.30 wita dini hari tadi.

Saat itu kondisi cuaca sangat buruk. Hujan deras berkabut. Jarak pandang terbatas.

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Balikpapan, Grafik Kasus Mulai Meroket, 6 Balita Ikut Terpapar Covid-19

Baca juga: Jalan Km 11 Balikpapan-Samarinda Kaltim Sudah Selesai, Masuk Rencana Beautifikasi

Baca juga: Pelaku Pembacokan Pria Paruh Baya Idap Skizofrenia, Merasa Dikucilkan Hingga Picu Aksi Brutal

Kapal nelayan kemungkinan tidak melihat jika ada tangker akan melintas.

"Begitu juga sebaliknya, kemungkinan tengker juga tidak lihat. Jaraknya yang terlalu dekat, tidak mungkin bisa keliatan, karena tengkernya besar," terang Irwan (44) salah satu nelayan asal Berbas Pantai, Bontang Selatan yang berhasil menyelamatkan tiga korban.

Kejadian tersebut tampak jelas ia lihat. Jarak dia dari lokasi hanya sekitar 300 meter. Saat itu kondisi didalam kapal tampaknya tidak ada aktifitas.

Para nelayan kemungkinan sedang istirahat, lantaran hujan.

Baca juga: Harga Sembako di Balikpapan, Komoditi Cabai Rawit Naik, Tembus Rp 100 Ribu per Kilogram

Baca juga: Syarat Antigen Berlaku 2 Hari, Fasilitas Tes Rapid Antigen Diharapkan Ada Juga di Pelabuhan

"Ada 4 orang saya liat berteduh didalam tenda kapal, karena kapal yang berukuran 12 meter panjangnya itu tidak ada kamarnya," tuturnya.

Selanjutnya ia menceritakan, saat Tengker hendak menabrak kapal, para nelayan pun sempat melompat. Melihat kejadian itu, ia pun langsung memberikan pertolongan.

Selama proses evakuasi, ia mengaku kesulitan. Lampu penerangan terbatas, sementara gelombang dan arus air terlalu kencang.

Baca juga: Kapal Nelayan Karam Ditabrak Tanker di Telaga Serang Bontang, 3 Orang Selamat dan Satu Hilang

Baca juga: NEWS VIDEO Nelayan dan Basarnas Temukan Kabel dan Potongan Celana Jeans di Sekitar Lokasi

Baca juga: Jadi Tempat Berlabuh Para Nelayan, KNTI Tarakan Berharap Dermaga Lingkas Ujung Segera Direnovasi

"Iya sulit, kita hanya andalkan satu lampu senter. Terus para korban terbawa arus. Mereka terpisah-pisah sekitar 50 meter. Jadi kita tolong satu-satu. Yang kami andalkan hanya suara korban. Untungnya kami didalam kapal ada tujuh orang. Jadi bisa saling bantu," jelasnya.

Hingga pukul 50.00 wita, hanya ada tiga korban yang berhasil diselamatkan. Celakanya, saat itu juga lampu senter yang digukan kehabisa batrai.

Setelah memutari lokasi selama sejam, satu korban itu belum juga ditemukan.

"Kami muter enggak dapat. Jadi kami pergi minta pertolongan dulu ke teman yang juga mancing dekat telaga serang, setelah itu kembali lagi mencari," katanya.

Selanjutnya ia pun melanjutkan pencarian hingga pukul 09.00 wita. Namun sial, satu korban itu tetap tidak ditemukan.

Baca juga: NEWS VIDEO Nelayan dan Basarnas Temukan Kabel dan Potongan Celana Jeans di Sekitar Lokasi

Baca juga: Lihat Kunci Nempel di Motor, Nelayan Sebatik Nekat Gondol Kendaraan di Penginapan Desa Sungai Nyamuk

Baca juga: Bocah 10 Tahun di Samarinda Tenggelam Saat Berenang di Arus Deras Bendungan Benanga, Begini Nasibnya

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved