Breaking News:

Berita PPU Terkini

500 Tenaga Kesehatan di PPU Batal Disuntik Vaksin Covid-19 Pada Januari, Ini Alasannya

Caksin covid-19 tahap awal untuk Tenaga Kesehatan (Nakes ) di PPU batal dilakukan pada Januari 2021 ini.

Penulis: Dian Mulia Sari | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI
Kepala Dinas Kesehatan PPU sekaligus Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-15, dr Jansje Grace Makisurat. TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Kepala Dinas Kesehatan sekaligus Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dr Jansje Grace Makisurat mengatakan bahwa vaksin covid-19 tahap awal untuk Tenaga Kesehatan (Nakes) batal dilakukan pada Januari 2021 ini.

Sebelumnya diberitakan bahwa Kabupaten PPU mendapatkan 1000 Dosis Vaksin Sinovac pada bulan ini.

Dari 1000 dosis tertentu sebut 500 akan diberikan kepada nakes.

Baca juga: Tak Kantongi IMB, Pemkot Balikpapan Didesak Hentikan Pembangunan PT KRN di Teluk Waru

Baca juga: Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Gubernur Kaltim Isran Noor Optimis, Ibu Kota Negara Tetap Jalan

Baca juga: PT Sahabat Sawit Sejahtera Akui Lahan Warga di Desa Putang Paser Belum Dibebaskan

Kedinkes mengungkapkan batalnya vaksisnasi covid-19 pada bulan ini dikarenakan pemerintah pusat akan langsung memberikan dosis vaksin 2 kali lipat pada bulan Februari mendatang.

"Untuk untuk PPU bulan depan katanya Februari (Dilajukan vaksin), kita ndak ada tahap pertama, kita batal kemarin yang 1000 dosis, nanti bulan depan langsung 2000 dosis, berarti untuk 1000 nakes" kata dr Grace, Selasa (12/1/2021).

Wanita yng pernah menjabat sebagai Direktur RSUD Ratu Aji Putri Botung tersebut merespon baik dengan pembatalan vaksinasi pada bulan ini.

Baca juga: Akademisi Sebut Vaksin tak Berarti Bebas Covid, Prokes Tetap Dijalankan, PDB Diprediksi Tumbuh 3%

Baca juga: Kukar Dapat Jatah Vaksin 7.040 Dosis, Pejabat Publik Bakal Divaksin 14 Januari 2021

Sebab, ditundanya dilakukan vaksin membuat pihaknya lebih banyak waktu untuk mempersiapkan segala sesuatu terkait vaksin covid-19 di PPU.

"Gakpapa sih, supaya kita banyak waktu untuk persiapan, untuk promosi, kita yakinkan tenaga kesehatan mau di vaksin," ujarnya.

Lanjut dr Grace menyebutkan, bahwa tenaga kesehatan di PPU yang membidangi pelayanan langsung ada sebanyak 859 nakes yang nantinya akan di vaksin ditambah pekerja diluar pelayanan nakes.

Sehingga kemungkinan pegawai kesehatan yang akan divaksin mencapai 1000 lebih.

Baca juga: Vaksinator Covid-19 di Tarakan Jalani Pelatihan Vaksinasi Tahap Dua, Penerima Vaksin 2.500 Nakes

Baca juga: Cool Room Masih Longgar, Dinas Kesehatan Kaltim Siap Tampung Lagi Vaksin Covid-19

Baca juga: Sekda Kaltara Suriansyah Sebut Belum Ada Sanksi Penolak Vaksinasi Covid-19

"Kalau pelayanan langsung 859 orang, kalau ditambah yang lain ada sekitar 1000 lebih, yang seperti supir ambulans itukan gak pelayanan langsung, jadi nanti bisa sampai lebih seperti supir ambulance bisa dapat," ujarnya.

Menurut penuturannya, para nakes di PPU hingga data ini tidak ada yang menolak untuk melakukan vaksinasi.

(TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MS)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved