Breaking News:

Berita Kutim Terkini

Musim Hujan, Harga Ikan dan Cabai di Pasar Induk Sangatta Kutim Naik

Harga sejumlah jenis ikan dan cabai lokal di Pasar Induk Sangatta Utara Kabupaten Kutai Timur merangkak naik, Kamis (14/01/2021)

TRIBUNKALTIM.CO/DINI ANGGITA SUMANTRI
Salah satu penjual ikan Pasar Induk Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur. TRIBUNKALTIM.CO/DINI ANGGITA SUMANTRI 

TRIBUNKALTIM.CO,SANGATTA-Harga sejumlah jenis ikan dan cabai lokal di Pasar Induk Sangatta Utara Kabupaten Kutai Timur merangkak naik, Kamis (14/01/2021)

Dalam seminggu ini, 3 jenis ikan laut dan cabai lokal menjadi lebih mahal dari harga sebelumnya.

Ikan Tengiri yang semula Rp 70.000 kini menjadi Rp 85.000 perkilogram. Lalu, Ikan Tuna harga minggu lalu Rp 40.000 kini menjadi Rp 55.000 perkilogram.

Dan terakhir Ikan Tongkol, harga minggu lalu Rp 25.000 saat ini Rp 35.000 perkilogram.

Baca juga: Kronologi Pengeroyokan di Kukar, Bermula dari Berkunjung ke Rumah Wanita, Polisi Masih Buru Pelaku

Baca juga: Rembuk Dengan Timses Andi Harun, Sekda Samarinda Sebut Dana Rp 100 Juta per RT Diakomodir di APBD-P

Baca juga: JADWAL 15 Januari 2021 Jalankan PPKM di Balikpapan, Walikota Rizal Effendi: Saya Minta Menahan Diri

Baca juga: Cerita Tenaga Surveilans Covid-19 di Balikpapan, Diancam Ditembak Hingga Dianggap Penipu

Menurut Hafisah pedagang ikan di Pasar Induk Sangatta Utara, dari pemasok telah menaikkan harga sebab saat ini sedang musim hujan.

"Dari pemasok sudah naik, karena musim hujan kan," ucapnya.

Bohari Kepala UPT Pasar Induk Sangatta Utara juga mengutarakan faktor cuaca membuat harga beberapa bahan pangan menjadi naik.

Baca juga: Harga Cabai Naik di Awal Tahun di Balikpapan, Faktor Cuaca Jadi Penyebab

Baca juga: Harga Sembako di Tarakan, Cabai Rawit dari Palu Lebih Hemat Ketimbang Lokal, Datang 5 Hari Sekali

Para pedagang Pasar Induk Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur mengeluh terkait sepinya pembeli di musim hujan.

Pedagang cabai lokal di pasar itu Rini, juga mengatakan bahwa harga cabainya kini sedang naik. Harga semula Rp 65.000 kini menjadi Rp 75.000.

"Iya lagi naik, sekarang Rp 75.000 perkilogram jadi yang beli juga sedikit," ujar Rini

Baca juga: Harga Cabai Rawit Meroket di Pasar Gusher Tarakan, Tembus Rp 90 Ribu per Kilogram

Baca juga: Harga Sembako di Balikpapan, Komoditi Cabai Rawit Naik, Tembus Rp 100 Ribu per Kilogram

Baca juga: Harga Sembako di Samarinda, Komoditi Cabai Pasar Segiri Mahal, Pengaruhi Jumlah Pembeli jadi Menurun

Dengan harga yang melonjak itu, minat pembeli pun menurun.

"Ada aja sih yang beli. Biasanya orang-orang(pembeli) belinya sedikit aja. Cuma beli Rp 2.000 kadang Rp 5.000," ungkap Rini

(TRIBUNKALTIM.CO/Dini)

Penulis: Dini Anggita Sumantri
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved