Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Rumah Produksi Sentra Industri Teritip Balikpapan Belum Maksimal, Terkendala Perairan

Berdasarkan pantauan Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian kota Balikpapan, baru 5 usaha Industri kecil menengah (IKM) yang memanfaatkan fasilitas

TRIBUNKALTIM.CO/HERIANI
Pelaksana tugas (Plt) Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian Balikpapan, M Yusuf.TRIBUNKALTIM.CO/HERIANI 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Rumah produksi Sentra Industri Teritip belum beroperasi sebagaimana peruntukannya.

Hal ini karena jumlah UMKM yang menempati wilayah tersebut masih minim.

Berdasarkan pantauan Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian kota Balikpapan, baru 5 usaha Industri kecil menengah (IKM) yang memanfaatkan fasilitas tersebut.

Baca juga: Menyandang Kasus Covid Tertinggi se-Kaltim, Balikpapan Malah Terima Vaksin Sinovac Februari Nanti

Baca juga: DPRD Samarinda Pertanyakan Izin Prinsip Lokasi Gudang, Muncul Tudingan Adanya Penyebab Banjir

Baca juga: Jalan Daerah Bantuas Samarinda Retak dan Amblas, Warga Tuding Akibat Pertambangan, Lurah Beri Respon

"Jumlah rumah produksi yang sudah tersedia sebanyak 24 unit dari rencana pembangunan sebanyak 48 unit," ujar Pelaksana tugas (Plt) Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian Balikpapan, M Yusuf, Senin (18/1/2021).

Minimnya jumlah IKM yang memanfaatkan rumah produksi, akan dievaluasi oleh dinas terkait.

Baca juga: Lewat Jam 21.00 Wita, Restoran Cepat Saji di Balikpapan Dapat Teguran dari Satgas Covid, Kena Sanksi

Baca juga: Prakiraan Cuaca Balikpapan Minggu 17 Januari 2021, Sepanjang Hari Cerah Berawan dan Berawan Tebal

Yakni jumlah IKM yang sudah terdata untuk memanfaatkan rumah produksi.

Menurut Yusuf, alasan rumah produksi belum digunakan karena terkendala dengan pengadaan air.

Mengingat untuk memproduksi olahan industri harus menggunakan air.

Apalagi IKM yang memanfaatkan rumah produksi adalah IKM yang bergerak di bidang perikanan dan hasil laut lainnya.

Baca juga: Pengusaha Kerupuk Kelor Mengeluh ke Pemerintah, Pelaku UMKM Tidak Diperhatikan Pemkab Paser

Baca juga: UMKM Desa di Kabupaten Paser Memiliki Banyak Potensi, Galeri Pemasaran Sangat Diperlukan

"Selama ini memaksimalkan air tanah. Sehingga IKM itu enggan ke rumah produksi. Karena (terkendala) air, UMKM ini harus mengolah produknya di rumah, baru dibawa ke rumah produksi untuk pengolahan lanjutan," urai Yusuf.

Untuk itu, Yusuf menyebut pihaknya akan memaksimalkan kendala perairan. Pengadaan air bersih untuk Sentra Industri Teritip sudah diusulkan ke PDAM.

Baca juga: PPKM tak Boleh Ganggu Perekonomian Masyarakat di Balikpapan, Legislatif Dorong UMKM Tetap Jalan

Baca juga: Syarat-syarat untuk Daftar BLT UMKM Rp 2,4 Juta dan Lengkap dengan Cara Mencairkannya

"Pengadaan fisik pada tahun ini hanya air bersih. Sehingga IKM tidak lagi terkendala air. Makanya kami tahun ini akan evaluasi," tukasnya.

(TribunKaltim.Co/Heriani)

Penulis: Heriani AM
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved