Senin, 27 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Camat Palaran Samarinda Dapat Bantuan Alat Berat Perusahaan, Jalan Amblas Ditimbun Tanah

Jalan Alhasani, RT 10, Kelurahan Bantuas, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur amblas

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
HO/CAMAT PALARAN
PENGERJAAN - Penanganan Sementara - Jalan Alhasani, RT 10, Kelurahan Bantuas, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, mendapat penanganan sementara dari bantuan perusahaan sekitar Kelurahan Bantuas, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda. (HO/ Camat Palaran)  

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Jalan Alhasani, RT 10, Kelurahan Bantuas, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur amblas.

Padahal ini jadi perlintasan masyarakat menuju Jalan Soekarno-Hatta KM 6, Desa Tani Harapan, Kelurahan Batuah, Kukar.

Melihat kondisi itu, kemduian mendapat perhatian dari pemerintahan Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Melalui Camat Palaran Suwarso, menyampaikan kepada TribunKaltim.co di Kota Samarinda. 

Baca juga: Hari Ini DPRD Samarinda Panggil OPD Terkait, Bahas Izin Pergudangan yang Diduga jadi Penyebab Banjir

Baca juga: Mengenal Taman Odah Bekesah Samarinda, Baru Diresmikan Walikota Syaharie Jaang: Jangan Dicoret-coret

Dia jelaskan, telah mendapat bantuan alat berat dari perusahaan sekitar kawasan Kelurahan Bantuas.

Alat berat excavator dan Dump Truck (DT) milik perusahaan dikerahkan untuk menimbun jalan yang mengalami ambles, agar dapat dilalui, tentunya ini hanya bersifat sementara.

"Alhamdulillah Jalan Kelurahan Bantuas menuju Batuah yang terputus akibat longsor (ambles) dengan panjang 35 meter kedalaman 1 meter, sudah bisa dilalui atas bantuan pengurukan dengan alat berat PT IPC dan DT dari PT BRA serta gotong royong masyarakat, Lurah dan RT 10 Bantuas," jelas Suwarso, Senin (20/1/2021).

Ditanya kapan bisa dilalui serta pengerjaan kegiatan pengurukan, Suwarso menjawab mulai kemarin sudah dilakukan.

Baca juga: INFO BMKG Prakiraan Cuaca Rabu 20 Januari 2021, Bandung Hujan Sedang dan Samarinda Berawan Tebal

Baca juga: BREAKING NEWS Berenang dan Terseret Arus di Sungai Mahakam, Pemuda di Samarinda Menghilang 

Baca juga: Jalan Poros Samarinda-Balikpapan Amblas, Gubernur Kaltim Isran Noor: Rumah Warga Kena Ganti Untung

Ia juga kembali memantau, pagi ini masih terlihat ada retakan.

"Sudah dari kemarin dikerjakan, jam 12 alat berat datang, sore selesai. Cuman ini ada retakan lagi, mungkin nanti kita rapatkan lagi dengan perusahaan yang ada disitu, apa selanjutnya (yang dilakukan)," ungkapnya, Rabu (20/1/2021).

Ia pun menyinggung bahwa, ini hanya bersifat sementara. Tidak menambal jalan secara permanen, karena kewenangan tersebut tentu berada dibawah naungan UPTD Pemeliharaan Infrastruktur Wilayah II Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR PERA) Kalimantan Timur.

"Sebetulnya gini, itu kan jalan provinsi, nah ketika warga sudah menanggulangi, harusnya kalau untuk penguatannya, permanennya, ada di UPTD II Provinsi, ya nggak mungkin perusahaan bangun permanen kan," ucap Suwarso.

Baca juga: Kondisi Jalan Poros Samarinda-Balikpapan Rusak, Gubernur Kaltim Isran Noor: Amblas Itu Biasa

Baca juga: NEWS VIDEO Amblasnya Jalan Poros Samarinda-Balikpapan Membuat Beberapa Rumah Rusak Parah

Untuk material tanah, saat ditanya. Suwarso mengatakan bahwa mengambil dari tumpukan lahan sekitar jalan ambles.

"Material tanah mengambil dari lahan didekat situ, diambil baru digeser ke situ (jalan ambles). Jadi memang agak nyamping dikit sih mengambilnya, supaya lebih amankan," sebutnya.

Upaya swadaya ini tentunya diharapkan Suwarso agar segera juga mendapat perhatian pemangku kewenangan.

"Jadi upaya swadayanya dari warga dan Kelurahan kan sudah, ntar tinggal permanennya dari dinas terkait," pungkasnya.

Jalan Amblas Semakin Parah

Jalan amblas di Jalan Alhasani, RT 10, Kelurahan Bantuas, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda,.

Jalan tersebut menghubungkan dengan Jalan Soekarno-Hatta KM 6, Desa Tani Harapan, Kelurahan Batuah, Kukar, Provinsi Kalimantan Timur, diketahui amblas sejak Jumat (15/1/2021) lalu. 

Namun saat ini, kondisi semakin parah. Dari video media sosial akun Facebook bernama Darno, ia menuliskan harapannya untuk pemerintah daerah (Pemda).

Baca juga: Jalan Poros Samarinda-Balikpapan Amblas, Gubernur Kaltim Isran Noor: Rumah Warga Kena Ganti Untung

Baca juga: Walikota Balikpapan tak Izinkan Galang Dana Korban Bencana di Simpang Lampu Merah, Bakal Ditertibkan

Baca juga: BREAKING NEWS Seorang Warga Sepinggan Balikpapan Ditemukan Meninggal, Diduga Terpapar Covid-19

Dalam video yang diunggahnya dari akun pribadinya, terdengar dalam video ia berkata bahwa dari tadi malam memantau pergerakan tanah di jalan yang berstatus jalan provinsi ini.

"Jalan amblas sekitar 2 sampai 2,5 meter," ungkapnya dalam video.

Ia juga menuliskan sebuah kalimat agar jalan yang menghubungkan ke desa Batuah, Kabupaten Kukar ini mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Baca juga: Cerita Warga Samarinda Antusias Ikut Galang Dana untuk Banjir Kalsel, Ungkap saat Haul Guru Sekumpul

Baca juga: Gelar Pesta di Kolam Renang, Puluhan Remaja Balikpapan Langgar Prokes, Kena Denda Rp 1 Juta

Dalam kalimatnya, warga juga tak dapat melintas untuk bekerja setelah jalan tersebut setiap harinya terus mengalami pergerakan.

"Sekali lagi Kami Harapkan Perhatiannya kepada #PemerintahProvinsiKaltim dan #DinasPUProvinsiKaltim untuk Menindak Lanjuti Aspirasi Masyarakat Bantuas terhadap Putusnya Jalan Provinsi yg menghubungkan Kelurahan Bantuas dengan Desa Batuah Kutai Kartanegara karena jalan saat ini putus dan tidak dapat dilewati sama sekali..!!

Sementara banyak warga Bantuas yg bekerja di Perkebunan Kelapa Sawit PKU Batuah yg tidak bisa berangkat bekerja...!!," tulis Darno dalam unggahannya.

Mengenai hal ini, Kepala UPTD Pemeliharaan Infrastruktur Wilayah II, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (DPUPR Pera) Kaltim, Joniansyah yang sebelumnya mengungkapkan akan dilakukan investigasi, kembali ditanya soal hasil tersebut.

Baca juga: Tanggapi Banyaknya Jalan Rusak di Kota Samarinda, Zairin Zain-Sarwono Siapkan Dana Darurat

Baca juga: Jalan Poros Samarinda-Balikpapan Km 7 Amblas, Dinas PUPR Siap Bantu Material dan Alat Operasional

Ia pun menyampaikan pada TribunKaltim.Co, bahwa telah ada hasil investigasi dari bidang perencanaan. 

Namun ia belum merincikan lantaran belum bertemu pihak yang melakukan investigasi. Ia berencana mengirimkan alat berat untuk menangani jalan amblas ini.

"Hasil investigasi kesana kemarin kita pasang rambu dengan tulisan-tulisan. Belum ada lagi ketemu bagian investigasinya, kalau saya sih mau kirim alat aja biar bisa dilalui (jalannya), rencana excavator dan pemadat jalan," jelas Joniansyah, Senin (18/1/2021) hari ini.

Kemungkinan alat berat yang diturunkan juga diungkapkannya, besok sudah berada di lokasi jalan amblas.

"Selasa (besok) mungkin alat sudah kesana untuk membuat jalan yang longsor (amblas) itu kita perbaiki," tegasnya.

Baca juga: NEWS VIDEO Longsor Samarinda, Jalan Pattimura Sudah Bisa Dilewati R2 namun Sesekali Ditutup Kembali

Baca juga: Akses Jalan Pattimura Samarinda yang Terkena Material Longsoran Tanah Ditutup Karena Ada Pengerukan

Alternatif jalan lain untuk warga agar dapat menjangkau Desa Batuah, Kukar. 

Dikatakannya bisa sementara dulu melalui jalan permukiman. Joniansyah pun menyampaikan bahwa jalan permukiman bisa dilalui oleh roda empat.

"Sementara ada jalan dibawah (perkampungan) itu, untuk alternatif masyarakat. Nggak bisa dilintasi (jalan amblas), lewatnya alternatif jalan desa atau perkampungan itu saja. Bisa dilintasi r2, r4 bisa juga. Saya lewat situ sama Pak Kadis (hari ini). Kondisi jalannya tanah, ada sebagian agregat," pungkas Joniansyah.

( TribunKaltim.co/Mohammad Fairoussaniy )

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved