Breaking News:

Bocah Kutim Diterkam Buaya

Masuki Hari Ke-7 Pencarian Bocah SD Bengalon Diterkam Buaya, BPBD Harap Jasad Segera Ditemukan

Pencarian hari ketujuh bocah sekolah dasar Bengalon yang dimakan buaya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Timur dan seluruh tim pencari

Penulis: Dini Anggita Sumantri | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Personel BPBD Kutai Timur yang bersiap kembali mencari korban bocah SD yang diterkam buaya dengan menyisiri Sungai Lembak.TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO,SANGATTA - Pencarian hari ketujuh bocah sekolah dasar Bengalon yang diterkam buaya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Timur dan seluruh tim pencarian belum menemukan titik terang, Rabu (20/01/2021)

Ardi yang berusia 8 tahun telah dimakan buaya pada Kamis (14/01/2021) lalu.

Kejadian itu terjadi ketika ia berenang bersama teman-temannya di Sungai Lembak, Desa Sepaso, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur.

Baca juga: BPK Kaltim Temukan PI Rp 500 Miliar Hanya Sebagian Masuk Kas Daerah Sisanya Dikelola Perusda

Baca juga: Sempat Mengeluh Demam, Jasad Dion Ditemukan Sudah Membengkak di Balikpapan

Baca juga: BREAKING NEWS Seorang Warga Sepinggan Balikpapan Ditemukan Meninggal, Diduga Terpapar Covid-19

BPBD yang menerjunkan 10 porsonel dalam pencarian tersebut selalu menyusuri Sungai Lembak untuk menemukan bocah malang itu.

"BPBD 10 personel, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) ada 3 orang, Polisi Perairan dan Udara (Polariud) ada 3, kemudian ada yang dari Polisi Sektor Bengalon, juga Komando Rayon Militer," ujar Awang Nanta Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiap-siagaan BPBD Kutim.

Bersama tim lain upaya pencarian terus digenjot sebab sudah mencapai hari ke-7.

Baca juga: Pasar Tumpah di Kecamatan Sangatta Utara Kutim Bakal Segera Ditertibkan

Baca juga: Basarnas Samarinda Lakukan Pencarian Pagi Ini di Sungai Mahakam, Dirikan Posko di Teluk Lerong

"Hari ini sudah hari ke-7 pencarian, ini kita bersiap-siap untuk mencari lagi, nanti jam 3 sore kita akan evaluasi jika belum ditemukan, apakah pihak keluarga akan mengikhlaskan korban atau bagaimana nantinya," ucap Awang.

Pencarian dilakukan denga dua cara yakni dengan penyisiran Sungai Lembak dan menggunakan pawang buaya.

"Pencarian kita lakukan dengan dua cara, dengan pawang dan upaya pencarian di bibir sungai juga, kita berharap korban yang sudah lebiha dari 3 hari bisa mengapung, atau dilepas sang buaya," ungkapnya.

Baca juga: Lompat dari Jembatan untuk Berenang di Sungai, Bocah SD di Bengalon Kutim Diterkam Buaya

Baca juga: BREAKING NEWS Berenang di Sungai, Bocah SD Bengalon Kutim Disambar Buaya

Pawang buaya dan pencarian menggunakan perahu masyarakat pun telah diupayakan.

"Pawang hari kedua sudah ikut membantu hari ke empat juga ikut membantu, semua upaya kita lakukan, dengan ketingting atau perahu masyarakat juga," tutur Awang.

Semua pihak berharap agar korban dapat ditemukan tepat di hari ke-7 ini.

"Mudah-mudahan hari ini bisa kami temukan dan akhirnya hari ke tujuh bisa selesai," imbuhnya.

Baca juga: Hanya 30 Menit, Disdamkartan Bontang Tangkap Buaya Ganas di Area Permukiman Warga

Baca juga: NEWS VIDEO Kronologi Bocah Asal Selambai Melepakan Diri Dari Terkaman Buaya Berukuran 2,5 Meter

"Kami mohon doanya khususnya masyarakat Bengalon, umumnya masyarakat Kutai Timur, berharap agar mendoakan semoga jasadnya bisa kami temukan," tutup Awang.

(TRIBUNKALTIM.CO/Dini)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved