Virus Corona di Malinau
UMKM Pro Sehat Pelangi Intimung Malinau Dibuka Lagi Sesuai Protokol Kesehatan
Setelah lebih sebulan ditutup karena angka covid-19 di Kabupaten Malinau yang semakin meningkat, Pro Sehat Pelangi Intimung kini kembali dibuka.
TRIBUNKALTIM.CO,MALINAU - Setelah lebih sebulan ditutup karena angka covid-19 di Kabupaten Malinau yang semakin meningkat, Pro Sehat Pelangi Intimung kini kembali dibuka.
Keputusan tersebut diambil setelah diadakan pertemuan pelaku UMKM bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Malinau (Disperindagkop Malinau).
Koordinator Pelaku UMKM Malinau, Sulowati Hadi mengatakan, hasil rapat internal dan koordinasi bersama Disperindagkop Malinau, aktivitas UMKM tiap akhir pekan tersebut akhirnya kembali beroperasi.
Baca juga: Kasus Covid-19 tak Kunjung Turun, Walikota Balikpapan Sebut PPKM Kemungkinan Diperpanjang
Baca juga: Kebakaran Terjadi di Warung Makan Samarinda, Api Diduga Berasal dari Kompor yang Masih Menyala
Baca juga: SAH, Pasangan Fahmi-Masitah Jadi Bupati dan Wakil Bupati Paser Terpilih
"Sejak libur Natal 2020 kemarin, kita tutup sementara, karena covid-19 di Malinau terus meningkat. Akhirnya Sabtu sore kemarin, kita buka kembali," ujarnya kepada TribunKaltim.Co melalui telepon seluler, Minggu (24/1/2021).
Kendati angka covid-19 di Malinau belum menurun, pelaku UMKM memutuskan untuk kembali beraktifitas dengan beberapa syarat.
Pelaku UMKM mengupayakan agar tidak terjadi kerumunan di area lapak perbelanjaan dan mengimbau pengunjung agar menerapkan protokol kesehatan covid-19.
Baca juga: Gubernur Lantik 236 Pejabat di Lingkup Pemprov Kaltim, Isran Noor: Bekerja Sesuai Amanah
Baca juga: Kisah IRT Edarkan Uang Palsu di Balikpapan, Sudah Belanjakan Rp 800 Ribu, Terancam Dibui 15 Tahun
"Kita buka dengan beberapa syarat. Pelaku UMKM mengatur agar tidak terjadi kerumunan di wilayah lapaknya, dan menjaga supaya tertib protokol kesehatan," ungkapnya.
Menurut Sulowati Hadi, pihaknya berupaya untuk menyesuaikan antara kebutuhan ekonomi dan kondisi pandemi covid-19 saat ini.
Selain mengandalkan lapak fisik, pihaknya juga melayani pesanan melalui media sosial dan platform digital.
Dia mengatakan, Disperindagkop Malinau juga berencana membantu pelaku UMKM memasarkan produk atau jasa dengan metode pemasaran satu pintu.
"Pertemuan kemarin juga membahas tentang gagasan pembentukan kelompok UMKM. Salah satunya terkait kerja sama pemasaran, untuk UMKM sejenis," katanya.
Baca juga: UPDATE Virus Corona di Malinau, Positif Covid-19 Tambah 4 jadi 394, Terbanyak Transmisi Lokal
Baca juga: Antisipasi Potensi Banjir Akibat Curah Hujan Tinggi, BPBD Malinau Waspadai Daerah Dataran Rendah
Sulowati Hadi mengatakan, dia bersama pelaku UMKM akan rutin mengevaluasi pelaksanaan kegiatan UMKM Pro Sehat Pelangi Intimung scara rutin.
Hal tersebut menurutnya sangat penting sebagai langkah adaptasi untuk menghidupkan perekonomian bagi pelaku UMKM karena dampak covid-19.
"Kita adakan evaluasi, apa yang harus dibenahi dan metodenya seperti apa. Juga koordinasi dengan Disperindagkop mengenai langkah kita ke depannya," ujarnya.
Penulis: Mohammad Supri/ Editor: Samir Paturusi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/umkm-pro-sehat-pelangi-intimung-kembali-dibuka.jpg)