Minggu, 19 April 2026

Hari Kanker Sedunia

World Cancer Day / Hari Kanker Sedunia, Deteksi Dini Kanker Payudara, Cara Periksa Payudara Sendiri

Hari ini 4 Februari adalah Hari Kanker Sedunia atau World Cancer Day, cara periksa payudara sendiri (SADARI), deteksi kanker payudara.

Editor: Amalia Husnul A
Freepik
Ilustrasi Hari Kanker Sedunia atau World Cancer Day. Hari ini 4 Februari adalah Hari Kanker Sedunia atau World Cancer Day, cara periksa payudara sendiri (SADARI), deteksi kanker payudara. 

TRIBUNKALTIM.CO - Hari ini 4 Februari adalah Hari Kanker Sedunia atau World Cancer Day.

Salah satu jenis kanker yang perlu diperhatikan kaum perempuan kanker payudara.

Apabila kanker dapat dideteksi sejak dini, dapat ditangani lebih cepat.

Dengan begitu kanker tersebut dapat dikalahkan.

Untuk kanker payudara, kaum wanita bisa melakukan gerakan ringan yang merupakan upaya periksa payudara sendiri atau disingkat SADARI.

Gerakan SADARI ini merupakan deteksi dini kanker payudara yang mudah dan murah.

Para wanita dapat melakukannya sendiri di rumah. 

Dilansir dari Yayasan Kanker Indonesia, gerakan SADARI ini dilakukan 3-5 hari setelah menstruasi

Karena ada perubahan tingkat hormon saat menstruasi yang membuat payudara lebih kencang dan padat.

Bagaimana cara gerakan SADARI ini, berikut penjelasan lengkapnya:

Hari Kanker Sedunia 4 Februari, Kenali Penyebab, Pencegah, dan Cara Turunkan Risiko Kanker

4 Februari Hari Kanker Sedunia, YKI Balikpapan Bagi Tips untuk Milenial, Perhatikan Pola Hidup Sehat

1. Berdiri dengan tegak di depan cermin, perhatikan apakah bentuk payudara dan permukaan kulitnya berubah?

Adakah perubahan di area puting, seperti pembengkakan?

jika menemukan bentuk payudara kanan dan kiri tidak simetris, jangan khawatir, itu normal.

2. Langkah selanjutnya adalah, angkat kedua lengan ke atas, tekuk siku dan posisikan tangan di belakang kepala, dorong siku ke depan dan perhatikan payudara

Kemudian, dorong siku ke belakang dan perhatian bentuk dan ukurannya.

3. Letakkan kedua tangan di pinggang, lalu condongkan bahu ke depan sehingga payudara terlihat menggantung.

Dorong kedua siku ke depan dan kontraksikan otot dada.

4. Angkat lengan kiri ke atas dan lipat siku hingga tangan kiri memegang bagian atas punggung.

Gunakan ujung jari tangan kanan untuk meraba dan menekan seluruh area payudara kiri hingga area ketiak.

Lakukan dengan gerakan atas-bawah, gerakan melingkar, dan gerakan dari tepi payudara ke puting.

Kisah Feby Febiola Berjuang Lawan Kanker Ovarium, Sempat Malu Kini Ikhlas

Ternyata Toge Miliki Manfaat Bagi Kesehatan, Tingkatkan Kekebalan Tubuh hingga Cegah Kanker Payudara

Lakukan hal yang sama dengan payudara kanan.

5. Cubit kedua puting, apakah ada cairan yang keluar dari puting?

Jika iya, segera konsultasikan ke dokter.

6. Selain dengan posisi tegak, cobalah untuk melakukannya pada posisi tiduran, dengan menggunakan bantal di bawah bahu kanan.

Angkat lengan ke atas, perhatikan payudara kanan dan lakukan tiga gerakan sebelumnya.

Lakukan pada payudara kiri.

Jika menemukan terdapat bejolan yang tidak wajar setelah melakukan SADARI, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.

Penanganan yang lebih dini akan mempercepat mengobatan sehingga risiko yang lebih buruk dapar diatasi.

Hari Kanker Sedunia 

Hari Kanker Sedunia atau World Cancer Day ini memang diperingati setiap 4 Februari.

Cegah Kanker Payudara dengan Pola Makan Nabati/Vegan

Ada Sayuran Hijau hingga Ikan Salmon, Ini 5 Makanan yang Dapat Menurunkan Risiko Kanker Payudara

Peringatan Hari Kanker Sedunia ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran global terhadap penyakit kanker.

Karena kita ketahui saat ini kanker menjadi penyakit mematikan di dunia.

Kanker perlu diwaspadai semua orang.

Pertama kali, Hari Kanker Sedunia diinisiasi Union for International Cancer Control (UICC) untuk mendukung Deklarasi Kanker Dunia, yang dibuat pada 2008.

Tujuan dari UICC mendeklarasikan Hari Kanker Sedunia ( World Cancer Day) adalah untuk menurunkan angka kematian akibat penyakit kanker.

Berawal dari situ, kemudian ide tersebut dikaji Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Pada pertemuan yang diadakan di Paris pada 4 Februari 2000, pemimpin lembaga pemerintah, organisasi kanker dunia, dan PBB menandatangani sebuah kesepakatan Piagam Paris untuk melawan Kanker.

Piagam tersebut merupakan dokumen yang berisi 10 artikel yang menguraikan komitmen global terkait kerja sama meningkatkan kualitas hidup pasien kanker.

Kesepakatan ini juga untuk investasi berkelanjutan dalam kemajuan penelitian, pencegahan, dan pengobatan kanker.

Piagam itu juga mencantumkan tiap 4 Februari sebagai Hari Kanker Dunia dan diperingati setiap tahun.

Sebagai satu penyakit yang menyebabkan kematian terbanyak di dunia, kanker perlu diwaspadai oleh setiap orang.

4 Februari Hari Kanker Sedunia, Arieny Syawaliah Achyar Beri Perhatian Ekstra pada Area Kewanitaan

Tidak Banyak yang Tahu, Ini Manfaat Labu Siam Bagi Kesehatan Tubuh, Bisa Mengurangi Risiko Kanker

Demikian diungkapkan oleh Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan dari Eka Hospital BSD, Dr. M. Yusuf Sp. OG(K)Onk.

"Sebagai penyebab kematian terbanyak kedua di dunia setelah penyakit jantung, kanker merupakan penyakit yang perlu untuk diwaspadai oleh setiap orang. Kanker ditimbulkan oleh pertumbuhan sel abnormal yang tidak terkendali dalam tubuh dan dapat merusak sel normal di sekitarnya," katanya, Selasa (2/2/2021).

Kanker, terjadi karena adanya pertumbuhan sel abnormal yang tidak terkendali dalam tubuh.

Beberapa gejala yang paling umum ditemui pada pengidap kanker, diantaranya seperti munculnya benjolan di tubuh, penurunan selera makan, timbul rasa letih dan nyeri, juga diikuti dengan pendarahan di beberapa kasus.

Namun disebutkan, tidak semua penyakit kanker bergejala.

Menurut dr Yusuf, terkadang seseorang tidak menunjukkan gejala apapun pada tahapan stadium awal.

"Bahkan sebagian besar kasus kanker yang baru terdiagnosis telah menyebar ke bagian tubuh lainnya sehingga memberikan keberhasilan terapi yang tidak optimal," ungkapnya.

Ada beberapa faktor yang dapat memicu terjadinya kanker. Diantaranya terdiri dari faktor internal dan eksternal.

Faktor internal, dijelaskan oleh dr Yusuf bahwa umumnya berupa faktor genetik.

Namun perlu diketahui bahwa jumlahnya hanya sekitar 10-20% dari popluasi pengidap kanker. Selain itu biasanya spesifik terhadap jenis kanker-kanker tertentu saja.

Sementara pada faktor eksternal meliputi infeksi yang disebabkan oleh virus, jamur dan bakteri, paparan sinar ultra violet yang berlebihan, serta paparan zat karsiogenik berlebihan seperti makanan olahan dan makanan instan.

Oleh karena itu, menerapkan gaya hidup sehat merupakan salah satu hal yang perlu dilakukan dalam mencegah kanker.

"Walaupun beberapa jenis kanker umumnya muncul di usia-usia lanjut, namun setiap orang memiliki potensi untuk terkena penyakit kanker tanpa mengenal usia," kata dr Yusuf.

Adapun beberapa cara yang bisa dilakukan sebagai langkah pencegahannya.

Pertama, dengan melakukan cek kesehatan tubuh secara berkala.

Selain memeriksakan di fasilitas kesehatan, pengecekan juga dapat dilakukan secara mandiri dan sederhana, misalnya dengan mengecek apakah ada benjolan di tubuh atau tidak. Selain itu, gaya hidup sehat juga dapat diterapkan melalui kebiasaan yang positif.

Seperti diet seimbang dengan memperhatikan komposisi nutrisi dalam tubuh, menghindari makanan yang mengandung zat karsiogenik, serta jauhi asap rokok.

Kemudian, olahraga juga bisa dilakukan untuk menunjang tubuh agar tetap sehat dan bugar.

Untuk memastikan tubuh terbebas dari kanker, seseorang perlu untuk memeriksakan diri ke dokter yang spesifik menangani jenis kanker-kanker tertentu.

Hal ini dilakukan agar pengidap kanker bisa segera mendapatkan penanganan dan jenis terapi yang tepat secara optimal.

Supaya Terhindar dari Kanker Payudara, Inilah 7 Caranya, Bisa Lakukan Olahraga Secara Rutin

Tidak Banyak Orang yang Tahu bisa Mengurangi Risiko Kanker Payudara, 9 Manfaat Makan Selai Kacang

(*)

Editor: Amalia Husnul Arofiati

Artikel ini telah tayang di kompastv.com dengan judul Hari Kanker Sedunia, Ini Cara Lakukan Gerakan SADARI untuk Deteksi Kanker Payudara dan di Tribunjakarta.com dengan judul Hari Kanker Sedunia 2021, Yuk Kenali Penyebab Kanker dan Cara Pencegahannya.
 
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved