Breaking News:

Virus Corona

Ke Epidemiolog, Luhut Binsar Akui 2 Juta Data Covid-19 Belum Diinput, Jubir Menko Marves Klarifikasi

Ke Epidemiolog, Luhut Binsar Pandjaitan akui 2 juta data covid-19 belum diinput, Jubir Menko Marves klarifikasi

Editor: Rafan Arif Dwinanto
Youtube/Najwa Shihab
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan untuk penanganan Covid-19 khusus di 9 provinsi dengan jumlah kasus tinggi, dalam acara Mata Najwa, Rabu (23/9/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO - Angka kasus baru Virus Corona di Indonesia terus meningkat.

Hingga kini, di Indonesia tercatat lebih dari 1 juta kasus infeksi Covid-19.

Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan pun mengungkapkan fakta baru, yakni ada 2 juta data Covid-19 yang belum diinput.

Hal ini diungkapkan Luhut Binsar Pandjaitan di hadapan para Epidemiolog.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo ( Jokowi) sudah memulai program Vaksinasi.

Indonesia menggunakan vaksin Sinovac asal China.

Pemkot Samarinda Sebut Pasar Diupayakan Juga Tutup di Hari Sabtu - Minggu, Pedagang Buka Ditegur

Video Tik Tok Pertama Yuni Shara Viral Lagi, Goyangan Gak Kalah Sama Anak SMA

Jokowi menjadi orang pertama yang menerima suntikan vaksin.

Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Jodi Mahardi meluruskan pernyataan Menko Marves Luhut Pandjaitan soal 2 juta data Covid-19 yang belum masuk dalam rekap pemerintah.

Jodi mengatakan, 2 juta data tersebut bukan data kasus positif yang ditutupi, melainkan kasus-kasus negatif yang belum dilaporkan.

"Sebenarnya bukan 2 juta kasus positif yang belum masuk.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved