Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Kadernya Dikata Bisa Kena Hukuman Mati, PDIP Peringatkan Wamenkumham, Djarot: Jangan Intevensi Hukum

Kadernya dibilang bisa dihukum mati, PDIP peringatkan Wamenkumham, Djarot: jangan intevensi proses hukum.

KOMPAS.com/NURSITA SARI
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (18/5/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO - Mantan Menteri Sosial, Juliari P Batubara merupakan kader PDIP.

Juliari tersandung kasus korupsi dana bansos covid-19.

Ia kena operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

Kini Juliari ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi oleh KPK.

Terbaru Wakil Menteri Hukum dan HAM, Edward Omar Sharif Hiariej dalam kuliah umum FH UGM, mengatakan tersangka kasus korupsi Juliari P Batubara bisa dikenakan hukuman mati.

Lantaran perbuatan pidana korupsi yang diduga dilakukan Juliari termasuk kategori tertentu.

Saat dimintai tanggapan, Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDI-P) Djarot Saiful Hidayat menyatakan proses hukum yang tengah dijalani eks Menteri Sosial Juliari Batubara sebaiknya dihormati.

Hal itu disampaikan Djarot menanggapi pernyataan Wakil Menteri Hukum dan HAM Edward Omar Sharif Hiariej yang menyebut kader PDI-P tersebut layak dituntut ancaman hukuman mati.

Baca juga: Korupsi di Saat Pandemi, Anak Buah Prabowo dan Megawati Terancam Hukuman Mati, Simak Keterangan KPK!

"Sebaiknya kita serahkan dan hormati proses hukum yang sedang berjalan," kata Djarot saat dihubungi Kompas.com, Selasa (17/2/2021).

Djarot pun menilai Edward sebagai pejabat lembaga eksekutif semestinya menghormati dan tidak mengintervensi proses hukum yang sedang berjalan.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved