Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

LSM Formak Harap Ada Kedekatan Warga Sipil dengan KPK

LSM Forum Masyarakat Anti Korupsi (Formak) Indonesia mengelar pertemuan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Hotel Royal Suite, Balikpapan.

TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD ZEIN RAHMATULLAH
LSM Formak Indonesia adakan audiensi dengan KPK di Royal Suite Hotel Balikpapan, Sabtu (20/2/2021).TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD ZEIN RAHMATULLAH 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN- LSM Forum Masyarakat Anti Korupsi (Formak) Indonesia mengelar pertemuan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Hotel Royal Suite, Balikpapan, Sabtu (20/2/2021).

Kegiatan ini dihadiri Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolanggo.

Dalam pertemuan ini, lebih cenderung pada pembahasan terhadap penyikapan apabila ditemukan tindak korupsi, utamanya di tingkat daerah.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Karang Joang Balikpapan, Truk vs Sepeda Motor Adu Banteng, Warga Kukar Meninggal

Baca juga: Polresta Samarinda Ringkus 3 Ibu Rumah Tangga jadi Tersangka Sindikat Narkoba

Ketua Umum Formak Indonesia, Jerico Noldi mengatakan, bahwa audiensi ini sejatinya sudah direncanakan sejak lama.

Namun karena beberapa kendala baru bisa diselenggarakan hari ini.

Kepada awak media, ia menuturkan kasus korupsi masih banyak terjadi meskipun di tingkatan daerah.

Baca juga: Perda Covid-19 Balikpapan Segera Disahkan, Langgar Prokes Denda Perkantoran Naik Rp 1 Juta

Baca juga: Polresta Balikpapan Tangkap Warga Muara Rapak Bawa Badik, Curiga Melarikan Diri Saat Didekati Polisi

"Intinya kita beberapa persoalan masalah korupsi kita sampaikan sama pimpinan KPK, bahwa masih banyak kasus yang terjadi. Tetapi dari KPK memang lebih mengoptimalkan kepada pencegahan korupsi," kata Jerico.

Dengan adanya forum ini, Jerico berharap adanya kedekatan antara masyarakat sipil dengan jajaran KPK.

Sebab menurutnya, KPK lebih fokus terhadap instansi negara.

Baca juga: BREAKING NEWS Kebakaran Rumah di Sumber Rejo Balikpapan, 7 Unit Mobil Pemadam Dikerahkan

"Bagi kami itu mengurangi independensi KPK dari sisi etika. Jadi maksud kami biar merekatkan antara masyarakat sipil dan KPK," lugasnya.

Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah/Editor: Samir Paturusi

Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved