Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Kejari Balikpapan Sudah Amankan Puluhan Dokumen Terkait Kasus PT Kaltim Kariangau Terminal

Kejaksaan Negeri (Kejari) Balikpapan memeriksa sejumlah pihak yang memiliki keterkaitan atas dugaan penyalahgunaan wewenang PT KKT

TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD ZEIN RAHMATULLAH
Kejari Balikpapan bentuk tiga tim untuk melakukan penggeledahan terhadap pihak berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan wewenang PT Kaltim Kariangau Terminal, Rabu (24/2/2021).TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD ZEIN RAHMATULLAH 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Balikpapan memeriksa sejumlah pihak yang memiliki keterkaitan atas dugaan penyalahgunaan wewenang PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT), Rabu (24/2/2021).

Dalam pemeriksaan itu, Kejari Balikpapan membentuk tiga tim yang berpencar memeriksa 3 instansi, yakni Kantor Kesyahbandaraan dan Pelabuhan (KSOP) Kelas I Balikpapan, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV Persero Balikpapan dan PT Kace Berkah Alam.

Kasi Intel Kejari Balikpapan, Oktario Hutapea mengatakan, bahwa disamping pemeriksaan, pihaknya juga melakukan upaya penggeledahan paksa terhadap dokumen-dokumen terkait.

Baca juga: Akademisi Unmul Samarinda Pertanyakan Mantan Terpidana Korupsi jadi Dirut PT MGRM, Rolling tak Cukup

Baca juga: Tiga Motor Terbakar di Balikpapan, Pemilik Akui Sempat Melihat Terduga Pelaku di Depan Rumahnya

"Dalam rangka penyidikan lanjutan kemarin terkait dengan pelabuhan KKT, bahwa hari ini kita melaksanakan upaya paksa penggeledahan di tiga tempat. Nah salah satunya tim kita berada di KSOP kelas I Balikpapan," ucap Oktario.

Dari Kantor KSOP Kelas I Balikpapan sendiri, Oktario mengatakan telah mengamankan sejumlah dokumen sebanyak 22 item. Bebernya, itu termasuk dokumen fisik maupun non fisik.

Dokumen tersebut, rinci Oktario, antara lain mengenai RKBM 2019-2020, rencana bongkar muat, dokumen bukti keberangkatan dan kedatangan kapal, dokumen terkait dengan rata-rata PNBT dan dokumen terkait lainnya.

Baca juga: Walikota Rizal Effendi Sebut Kasus Covid-19 di Balikpapan akan Melonjak, Angkanya Bisa 2 Kali Lipat

Baca juga: Mantan Bupati Kutim Ismunandar dan Ketua DPRD Encek Dicabut Hak Politiknya, Bayar Uang Pengganti

Pada awak media, Oktario menegaskan bahwa penyalahgunaan wewenang ini mengindikasikan pelanggaran yang menyebabkan kerugian negara.

Sebab dari kegiatan oleh PT KKT, terdapat proses bisnis tersebut menyalahi norma hukum.

Lanjut Oktario, penyalahgunaan yang diduga oleh oknum ini melibatkan KSOP Kelas I Balikpapan, PT KKT termasuk PT KBA. Dimana untuk saksi yang telah dimintai keterangan sebanyak 20 orang.

"Yha, itu Stakeholder terkait dari pihak KKT, pihak Pelindo, dari KSOP pastinya, dari PT KBA, dan pengguna jasa," paparnya lagi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved