Breaking News:

Berita Samarinda Terkini

Akademisi Unmul Samarinda Pertanyakan Mantan Terpidana Korupsi jadi Dirut PT MGRM, Rolling tak Cukup

Direktur PT Mahakam Gerbang Raja Migas (MGRM) Iwan Ratman tersangkut kasus korupsi proyek fiktif pembangunan tanki minyak senilai Rp 50 miliar.

TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Akademisi Fakultas Hukum Unmul Herdiansyah Hamzah. TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Direktur PT Mahakam Gerbang Raja Migas (PT MGRM) Iwan Ratman tersangkut kasus korupsi proyek fiktif pembangunan tanki minyak senilai Rp 50 miliar.

Kasus ini mendapat perhatian dari akademisi Fakultas Hukum Universitas Mulawarman atau Unmul Samarinda Herdiansyah Hamzah atau akrab disapa Castro.

Baca juga: Upaya Setahun Membuahkan Hasil, Anies Baswedan Ajak Jajaran tak Puas Diri Usai Sukses Tangani Banjir

Castro mengatakan pemerintah khususnya Pemkab Kutai Kartanegara dan Pemprov Kalimantan Timur masih tetap berada dalam kubangan permasalahan yang sama.

Khususnya dalam memilih jajaran direksi untuk memimpin sebuah Perusda.

Dear sejarah yang tertulis, Iwan Ratman ini memiliki kedekatan dengan Rudi Rubiandini dalam kasus suap di SKK Migas tahun 2013.

Meskipun sempat ditetapkan sebagai saksi, Iwan Ratman bebas dari belenggu kasus suap pada tahun tersebut.

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Selasa 23 Februari 2021, Pasangan Gemini Terganggu, Libra Bahagia

Herdiansyah Hamzah menilai berdasarkan statemen dari wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi beberapa waktu lalu sudah benar.

Hanya saja ia berharap pemerintah sebagai pemilik modal khususnya di Perusda yang dibangun harus mencari calon Direksi yang memiliki integritas dan bersih dari korupsi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved