Breaking News:

Berita Kaltara Terkini

Ketua Pelestari Tradisi Tionghoa Sebut, tak Ada Perayaan Cap Go Meh 2021 di Tanjung Selor

Kesemarakan perayaan Cap Go Meh pada tahun ini, di Tanjung Selor, dipastikan tidak akan dihelat.

TRIBUNKALTIM.CO/MAULANA ILHAM FAWDI
Suasana Klenteng Ta Pek Kong pada malam hari, berlokasi di, Jl Sudirman, Tanjung Selor.TRIBUNKALTIM.CO/MAULANA ILHAM FAWDI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR -Cap Go yang berarti lima belas dan Meh yang berarti Malam hari, ialah perayaan di hari kelima belas setelah tahun baru Imlek.

Kesemarakan perayaan Cap Go Meh pada tahun ini, di Tanjung Selor, dipastikan tidak akan dihelat.

Mengingat, belum berakhirnya situasi pandemi Covid-19, serta keinginan seluruh warga untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

Baca juga: Akademisi Unmul Samarinda Pertanyakan Mantan Terpidana Korupsi jadi Dirut PT MGRM, Rolling tak Cukup

Baca juga: Tiga Motor Terbakar di Balikpapan, Pemilik Akui Sempat Melihat Terduga Pelaku di Depan Rumahnya

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Pelestarian Tradisi Tionghoa Tanjung Selor, saat dihubungi via sambungan telepon.

"Kalau kami tahun ini tidak ada acara apa-apa tahun ini, tidak ada seperti tahun kemarin," ujar Ketua Pelestarian Tradisi Tionghoa Tanjung Selor, Satya Bahari, Rabu (24/2/2021).

"Kalau tahun kemarin kan, ada acara barongsai, hiburan malam, ada juga donor darah. Tapi tahun ini, semua kita tiadakanlah kita patuh terhadap prokes lah," tambahnya.

Menurutnya perayaan Cap Go Meh tahun ini, hanya akan dilakukan dengan melaksanakan ibadah.

Baca juga: Walikota Rizal Effendi Sebut Kasus Covid-19 di Balikpapan akan Melonjak, Angkanya Bisa 2 Kali Lipat

Baca juga: Mantan Bupati Kutim Ismunandar dan Ketua DPRD Encek Dicabut Hak Politiknya, Bayar Uang Pengganti

Namun, ibadah yang akan dilakukan di Klenteng Ta Pek Kong, tidak akan dilakukan secara bersamaan.

"Biasanya kami ibadah di Klenteng setiap tanggal 1 dan tanggal 15 purnama, itu kami ibadah," katanya.

"Cuma ibadah nanti itu kan, tidak ada jadwalnya, jadi siapa mau ibadah Pagi Siang Malam boleh, jadi tidak semuanya bersamaan," ucapnya.

Baca juga: Jelang Akhir Masa Jabatan, Walikota Rizal Effendi Lantik 3 Kepala OPD di Lingkup Pemkot Balikpapan

Dirinya berharap, pandemi Covid-19 dapat segera berlalu, sehingga kesemarakan perayaan Cap Go Meh, dapat dirasakan kembali oleh seluruh masyarakat Tionghoa, dan juga warga Tanjung Selor.

"Tentu kami berharap ini pandemi bisa segera berlalu ya, karena kami juga ingin bisa bersama-sama lagi merayakan Imlek dan Cap Go Meh," tuturnya.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi/Editor: Samir Paturusi

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved