Berita Nunukan Terkini
Masuk Minggu Ketiga, Kabar Terbaru Pencarian Dua Napi yang Kabur dari Lapas Klas IIB Nunukan
Sudah memasuki minggu ketiga pencarian dua narapidana (Napi) yang kabur dari Lapas Klas IIB Nunukan, namun tak membuahkan hasil alias nihil
soal upaya pengendalian warga binaan agar tidak terjadi kasus serupa, Youga mengatakan saat ini pihak Lapas telah memperbaiki dan memasang beberapa alat pemantau CCTV disejumlah sudut Lapas.
Dalam satu regu saat ini hanya diisi sembilan petugas jaga. Sementara jumlah WBP yaitu 1.252 orang. Sudah tentu tidak efektif dalam hal pengawasan.
"Jadi tidak cukup untuk mengawasi jumlah Napi yang banyak. Setidaknya dalam 1 regu jaga itu minimal 15 orang dan 20 orang itu sudah maksimal sekali. Untuk itu kami tambah jumlah CCTV," ungkapnya.
Baca juga: Barang Bukti Uang Tunai Rp 26 Juta Diamankan Bawaslu Nunukan, Ketua Yusran: Belum Ada Regulasi
Diberitakan sebelumnya, Kepala Lapas Nunukan, Taufiq menduga kuat kaburnya dua Napi itu, lantaran stres akibat tagihan penjaga koperasi di Lapas Klas IIB Nunukan.
Dari pengakuan Taufiq, satu diantara dua Napi itu memiliki hutang makanan di dalam Lapas sebesar Rp 400 ribu.
Baca juga: Suksekan Reformasi Birokrasi, Imigrasi Klas II TPI Nunukan Canangkan Pembangunan Zona Integritas
Berikut identitas, 2 Napi yang kabur dari sel Lapas Klas IIB Nunukan, yakni:
- Indra Adi Saputra Bin Sutomo (20), tempat lahir Sinjai, 17 Agustus 2000. Alamat Rt 05 Desa Sanur, Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan. Pasal tuduhan 363 ayat 1 KUHP.
- Tuo Bin Udding (29), tempat lahir Sinjai, 4 Maret 1991. Alamat Rt 07, Desa Tidung Pala, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung. Pasal tuduhan 363 ayat 1 KUHP.
Penulis Febrianus | Editor: Budi Susilo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/jalan-lintas-lapas-kelurahan-nunukan.jpg)