Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Penegakan Tilang Elektronik, Polresta Balikpapan Kerahkan Polisi Patroli dengan Kamera di Helm

Wacana penegakan tilang elektronik memasuki tahap pemasangan. Di mana target titiknya sendiri difokuskan pada tiga titik, yakni simpang beruang madu,

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Satlantas Polresta Balikpapan melengkapi petugas patroli dengan action cam untuk merekam indikasi pelanggaran lalu lintas yang kemudian dinamakan Mobile E-TLE. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Wacana penegakan tilang elektronik memasuki tahap pemasangan.

Di mana target titiknya sendiri difokuskan pada tiga titik, yakni simpang beruang madu, simpang Plaza Balikpapan dan seputar Lapangan Merdeka.

"Itu model automatic yang nanti akan me-snapshot pelanggaran seperti tidak memakai helm, tidak pakai safety belt atau melanggar kecepatan dan melanggar marka dan lain-lainnya," ucap Kasat Lantas Polresta Balikpapan, Kompol Irawan Setyono.

Baca juga: Umat Katolik Balikpapan Kecewa Kuota Vaksin Sinovac Hanya Dapat 2%, Rizal Effendi: Jangan Marah

Baca juga: Rudy Masud Maju jadi Calon Ketua KKSS Kaltim, Alimudin Sang Pesaingnya Enggan Berkomentar

Meski demikian, pihaknya tidak semata mengandalkan kamera tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE).

Namun juga melengkapi personel Polantas yang berpatroli dengan action cam yang terpasang di helm masing-masing petugas.

Sehingga, tiap para petugas akan berpatroli, akan mengaktifkan tiap action cam di bagian helmnya.

Dimana, lanjut Kompol Irawan, para petugas tersebut kemudian dinamakan Mobile E-TLE.

"Setelah selesai patroli, nanti akan dievaluasi dari hasil patroli. Apabila nanti ditemukan pelanggaran, nanti snapshot-nya akan konversi ke aplikasi E-TLE itu," ujarnya.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Samarinda, Berboncengan Sepeda Motor Diduga Mabuk, Bawa Sajam, Satu Orang Tewas

Baca juga: Punya Ballroom Besar, Hotel Bintang Lima di Balikpapan Ini Bakal jadi Tempat Vaksinasi Covid-19

Lebih lanjut ia mengatakan, dari hasil perekaman selama patroli ditemukan indikasi pelanggaran berlalu-lintas, kemudian akan diambil gambarnya dan kemudian diinput ke dalam aplikasi E-TLE guna dicek mengenai identitas kendaraan dan pemilik kendaraan.

Hal tersebut demi mengakomodir wilayah-wilayah yang tidak terpantau kamera elektronik.

Dengan adanya Mobile E-TLE tersebut, petugas justru tak perlu mengejar kendaraan yang dirasa melanggar ketertiban selama di jalan raya.

"Jadi petugas tidak perlu ngejar, karena kan sudah terekam di kameranya," ucap Kompol Irawan.

Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah | Editor: Rahmad Taufiq

Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved