Virus Corona di Malinau
Direktur RSUD Malinau Beberkan Penyebab Calon Penerima Gagal Disuntik Vaksin Sinovac
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Malinau (RSUD Malinau), Ni Putu Ria Citrawati mengatakan, ada sejumlah faktor sejumlah sasaran gagal disunt
TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU- Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Malinau (RSUD Malinau), Ni Putu Ria Citrawati mengatakan, ada sejumlah faktor sejumlah sasaran gagal disuntik vaksin sinovac.
Menurutnya, ada dua kendala yang umum ditemui saat melakukan pemeriksaan kesehatan calon sasaran vaksinasi Covid-19.
"Umumnya saat pemeriksaan, calon sasaran tekanan darahnya tinggi, sehingga penyuntikannya kita tunda dulu," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Rabu (10/3/2021).
Baca juga: PPKM Mikro Jadi Fokus Pemkab Bulungan Atasi Covid-19
Baca juga: Gubernur Isran Noor Keluarkan Instruksi Pelaksanaan PPKM Mikro, Bupati Berau Minta Warganya Sabar
Alumnus Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran tersebut menerangkan, selain tekanan darah, hasil tes Covid-19 juga sangat mempengaruhi.
Sasaran yang dinyatakan reaktif hasil rapid test Covid-19, pantang menerima vaksin sinovac.
Untuk mengantisipasi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), penyuntikan vaksin sinovac bagi sasaran tersebut ditunda hingga 3 bulan berikutnya, setelah dinyatakan negatif Covid-19.
"Demikian juga sasaran yang dinyatakan reaktif hasil uji rapid, tidak akan disuntik. Untuk kasus ini, penyuntikan ditunda hingga 3 bulan sejak pertama mereka dinyatakan nonreaktif atau negatif," katanya.
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap 2 di RSUD Malinau diperuntukkan bagi pejabat publik dan Kepala OPD di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Malinau.
Sebanyak 40 sasaran dijadwalkan akan menerima vaksin sinovac dosis pertama pada hari ini.
"Di RSUD Malinau, direncanakan 40 sasaran (penerima vaksin). Bisa jadi angkanya berkurang disebabkan sasaran tidak lolos tahapan pemeriksaan kesehatan," ucapnya.
Baca juga: Anggaran Terbatas, Pos Karantina akan Ditutup, Bupati Bulungan Minta Bantuan Dana ke Pemprov Kaltara
Baca juga: Diduga Ada Vaksin Palsu Beredar, Bupati Bulungan Syarwani Garansi Vaksin Covid-19 Aman
Giliran 21 Personel Polres Malinau Disuntik Vaksin Sinovac Tahap 2
Diberitakan sebelumnya, Kabupaten Malinau mengalokasikan 200 sasaran vaksin sinovac tahap 2 untuk pejabat dan petugas pelayanan publik.
Dari 200 sasaran tersebut, personel kepolisian dari Polres Malinau terdaftar sebagai sasaran penerima vaksin sinovac tahap ke 2.
Wakapolres Malinau, Kompol Parlagutan Simanjuntak mengatakan, sebanyak 21 personel kepolisian dari Polres Malinau menerima dosis pertama hari ini.
"Jumlahnya ada 21 personel kepolisian terima vaksin Covid-19, terdiri 20 personel Polres dan 1 siswa Akpol Taruna," ucapnya kepada TribunKaltara.com, Rabu (10/3/2021).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kepala-opd-dan-pejabat-pemerintah-di-kabupaten-malinau-menerima-suntik-vaksin-sinovac.jpg)