Virus Corona di Malinau
Varian Corona B117 Terdeteksi di Balikpapan, Dinkes Malinau Angkat Bicara, Beber 2 Cara Pencegahan
Data terbaru Satgas Penanganan Covid-19 Malinau, hingga saat ini Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, masih berstatus wilayah nol kasus Covid-19.
TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Data terbaru Satgas Penanganan Covid-19 Malinau, hingga saat ini Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, masih berstatus wilayah nol kasus Covid-19.
Pekan lalu, ratusan pasien dinyatakan sembuh dan nihil tambahan kasus hingga pagi hari ini, Kamis (11/3/2021).
Dikabarkan, varian Corona B117 telah terdeteksi di Provinsi tetangga, Kota Balikpapan dan diwaspadai potensi penyebarannya di Provinsi Kalimantan Utara.
Baca juga: Direktur RSUD Malinau Beberkan Penyebab Calon Penerima Gagal Disuntik Vaksin Sinovac
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Malinau, John Felix Rundupadang mengatakan penyebaran varian baru tersebut juga diwaspadai pihaknya.
Ia menilai, ada dua upaya yang dilakukan pemerintah daerah dalam mencegah potensi penyebaran varian corona B117 di Kabupaten Malinau.
"Pertama, pengetatan jalur masuk, termasuk pengecekan di wilayah lintas batas kabupaten/kota, provinsi dan wilayah perbatasan," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Kamis (11/3/2021).
Menurutnya, hal tersebut telah diterapkan sejak tahun 2020 lalu hingga saat ini, pengendalian orang keluar masuk ke Malinau.
Walaupun menurutnya, hal tersebut tidak serta merta menjamin virus tersebut dapat dicegah sepenuhnya.
"Sebenarnya itu sudah diterapkan. Langkah Pemprov Kaltara itu sudah sangat tepat. Akses dijaga ketat. Tapi ini juga belum serta merta menjamin wilayah kita bisa bebas," katanya.
Baca juga: Subsidi Ongkos Angkut di Malinau Berjalan, 2 Kecamatan Krayan Peroleh Jatah 78 Penerbangan
Kedua, membatasi pergerakan orang. Tidak bepergian ke wilayah di mana varian baru tersebut terdeteksi.
Demikian halnya, upaya pencegahan berupa isolasi mandiri bagi pelaku perjalanan dari luar daerah.
"Ini menurut kami penting. Tiap pelaku perjalanan, meskipun dia nonreaktif atau negatif hasil uji Covid-19, tetap harus isolasi, sepekan atau dua pekan," ungkapnya.
Menurut John Felix Rundupadang, pihaknya terus menganjurkan mengenai hal tersebut kepada pelaku perjalanan.
Baca juga: PPKM Mikro di Balikpapan Diperpanjang Hingga Akhir Maret 2021, Upaya Melawan Covid-19
Baca juga: Mutasi Corona B117 di Balikpapan, Kemenkes Perluas Tracing, 14 Spesimen Warga Dibawa ke Jakarta
Walaupun dia menilai, keefektifan upaya tersebut terpulang pada tingkat kesadaran pelaku perjalanan.
Sejauh ini, pihaknya belum menemukan laporan terkait keberadaan varian corona B117 di Kabupaten Malinau.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/jilbab-dan-kaos-garis-cuci-tangan.jpg)