Kisruh Partai Demokrat

Refly Harun Beber Gugatan AHY Cs ke Kubu Partai Demokrat Moeldoko Salah Alamat, Bisa Lebih Mudah

Refly Harun beber gugatan AHY Cs ke kubu Partai Demokrat Moeldoko salah alamat, bisa lebih mudah

Capture YouTube Refly Harun
Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun 

TRIBUNKALTIM.CO - Kisruh Partai Demokrat belum berujung, dan bahkan makin meruncing.

Terbaru, kubu Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) melaporkan 10 eks kader yang menginisiasi Kongres Luar Biasa ( KLB) Deli Serdang, ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun pun turut berkomentar soal aksi kubu AHY terhadap Moeldoko Cs, tersebut.

Refly Harun menilai, persoalan tersebut bisa diselesaikan lebih mudah tanpa harus ke pengadilan.

Gejolak di Partai Demokrat semakin menjadi-jadi.

Kubu Demokrat di bawah Ketua Umum (Ketum) Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) gugat 10 mantan kader ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (12/3/2021).

Baca juga: Kisruh Demokrat Seret 2 Eks Panglima TNI, Jhoni Allen Beber Alasan Gatot Nurmantyo Dicopot Jokowi

Baca juga: Ada Nama SBY di AD/ART Pendirian Partai Demokrat, Agus Yudhoyono Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Mantan kader yang digugat di antaranya peserta Kongres Luar Biasa ( KLB) Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Menanggapi hal itu, Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun menyebut, seharusnya konflik itu diselesaikan ke Mahkamah Partai Politik (Parpol).

Bukannya malah terburu-buru, diselesaikan di pengadilan.

Sebagaimana diatur dalam pasal 32 UU Nomor 2 tahun 2011 tentang Parpol.

"Seharusnya diselesaikan di Mahkamah Partai Politik, sebelum lompat ke Pengadilan Negeri," kata Refly Harun, dikutip dari tayangan YouTube-nya, Jumat (12/3/2021)

Menurutnya, belum tentu pengadilan akan menyelesaikan secara adil.

"Kalau ada konflik partai politik, jangan buru-buru ke pengadilan."

"Belum tentu pengadilan bisa memberikan keadilan yang diperkirakan atau memutus berdasarkan apa yang harusnya diputus," ucapnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved