Kamis, 30 April 2026

Demo Mahasiswa

Mahasiswa Pakai Baju Hazmat Saat Demonstrasi di Samarinda, Ini Alasannya

Dua orang berpakaian hazmat menuangkan batubara bercampur lumpur ke salah satu demonstran yang duduk di depan pagar pintu masuk Kantor Gubernur.

Tayang:
Penulis: Ias | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO.
KRITIK PEMERINTAH-Mahasiswa dan aktifis organisasi dari Jatam, Pokja 30 menggelar aksi cabut UU Omnibus Law dan kritik terhadap pemerintahan Presiden RI Peraturan Pemerintah Nomer 22/2021 limbah batubara dan limbah sawit bukan limbah Bahan Beracun Berbahaya ( B3 ) di depan kantor Gubernur Kalimantan Timur, Rabu (17/3/2021).TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO. 

"Ini sebetulnya kritik ke pemerintah Jokowi. Dia sempat mengatakan keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Tapi kali ini ia berbohong dengan mengeluarkan pp 21 tahun 2021 tentang tidak ada lagi limbah berbahaya bagi batubara," kata Buyung Marajo juru bicara aksi.

Ia mencatat terdapat sekitar 1400 izin pertambangan 184 perkebunan Kelapa sawit yang ada di Kaltim.

Dengan adanya ribuan izin tersebut ia memperkirakan akan semakin menambah beban Kaltim dalam permasalahan lingkungan.

"Kami meminta agar limbah itu Kembali ke dalam daftar limbah B3," ucapnya koordinator Pokja 30 ini.

Baca juga: Universitas Balikpapan Lakukan Penarikan Peserta KKN, Isradi: Pola Dekatkan Mahasiswa ke Masyarakat

Selain berorasi, para pengunjuk rasa melakukan aksi teatrikal di depan kantor Gubernur Kaltim.

Beberapa pengunjuk rasa berpakaian hazmat membawa ember. Ember tersebut berisikan batubara bercampur dengan lumpur.

Kemudian salah satu peserta aksi duduk bersila di depan pagar kantor Gubernur. Sementara lainnya berdiri di belakangnya. Kemudian pria berpakaian hazmat itu menumpahkan batubara itu ke seluruh badan peserta aksi.

Aksi tersebut dimulai pukul 11.45 wita dan berakhir pukul 12.30 wita. (*)

Berita tentang Samarinda

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved