Breaking News:

Virus Corona

MUI Nyatakan Haram, AstraZeneca Bantah Vaksinnya Kandung Tripsin Babi, Simak Penjelasan Resminya

Majelis Ulama Indonesia ( MUI) menyatakan haram, AstraZeneca justru bantah vaksinnya kandung tripsin babi, simak penjelasan resminya.

Editor: Muhammad Fachri Ramadhani
Kolase Tribunkaltim.co
Majelis Ulama Indonesia ( MUI) menyatakan haram, AstraZeneca justru bantah vaksinnya kandung tripsin babi, simak penejelasan resminya. 

TRIBUNKALTIM.CO - Majelis Ulama Indonesia ( MUI) menyatakan vaksin AstraZeneca haram belum lama ini.

Lantaran vaksin yang diproduksi di Universitas Oxford Inggris itu mengandung enzim tripsin babi.

Namun, fatwa MUI tak melarang vaksin AstraZeneca tersebut digunakan muslim Indonesia dalam proses vaksinasi corona.

Nahm terbaru pihak AstaZeneca memberikan keterangan resminya, merespon informasi yang menyebut vaksin mengandung enzim tripsin babi tersebut.

AstraZeneca terang-terangan membantah pernyataan tersebut.

Tak ada kandungan babi di dalam vaksin AstraZeneca.

Puluhan negara telah menyetujui pada proses pembuatan vaksin tersebut, beberapa di antaranya negara muslim, bahkan Dewan Islam dunia juga telah menyetujui vaksin yang dibuat di Universitas Oxford Inggris.

Baca juga: Ada Kandungan Tripsin Babi, MUI Sebut Vaksin AstraZeneca Haram, tapi Boleh Dipakai Vaksinasi Corona

Ya, perusahaan bio farmasi global yang menciptakan vaksin Covid-19 AstraZeneca merespon kabar yang beredar terkait adanya kandungan tripsin babi dalam vaksin tersebut.

Berdasarkan rilis yang diterima Tribunnews.com, Minggu (21/3/2021), pihak AstraZeneca menjamin, vaksin yang turut diproduksi oleh Universitas Oxford ini tidak mengandung unsur hewani.

Hal tersebut telah dikonfirmasi oleh Badan Otoritas Produk Obat dan Kesehatan Inggris.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved