Virus Corona di Balikpapan
Siap Belajar Tatap Muka 2021, Disdik Balikpapan Siapkan Skema
Dinas Pendidikan Kota Balikpapan siap membuka kembali kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada Juli 2021 nanti
Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Dinas Pendidikan Kota Balikpapan siap membuka kembali kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada Juli 2021 nanti.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Balikpapan Muhaimin mengatakan, pihaknya saat ini telah memiliki skema.
Dinas Pendidikan Balikpapan bahkan telah melakukan persiapan untuk menyambut rencana pembelajaran tatap muka itu.
Baca juga: Data Terbaru Virus Corona di Balikpapan, Jadwal Hingga 14 April 2021 Lansia Dapat Vaksin Covid-19
Baca juga: Pembentukan Satgas Covid-19 Tingkat Kelurahan Efektif Tekan Angka Penyebaran Kasus Corona di Berau
"Insyaallah kita pada bulan Juli 2021 akan melaksanakan PTM secara terbatas dengan membatasi kapasitas siswa," katanya, Kamis (1/4/2021).
Diantaranya dengan menerapkan kebijakan protokol kesehatan dan simulasi yang sudah dilaksanakan pada bulan Januari 2021 lalu.
Selain itu, proses vaksinasi terhadap tenaga kependidikan yang ada di sekolah pun terus dikebut guna persiapan PTM.
Berdasar data sebanyak 2.750 orang atau 35 persen dari 7.212 guru telah mendapat vaksinasi di Kota Balikpapan.
Muhaimin memastikan PTM akan terlaksana pada bulan Juli 2021 mendatang apabila semua tenaga kependidikan sudah divaksin.
"Estimasi Mendikbud vaksin di daerah akan selesai di bulan Juni. Sehingga Pak Menteri memutuskan Juli pembelajaran tatap muka," sebutnya.
Muhaimin menyebut pada tahap pertama, kegiatan belajar mengajar di sekolah akan dilaksanakan secara terbatas.
Dengan membatasi jumlah siswa maksimal 50 persen dari kapasitas ruangan atau jumlah siswa di setiap kelas.
Selain itu, sekolah juga harus mempersiapkan daftar jangkauan terdekat dengan fasilitas kesehatan.
Sehingga ketika ada siswa yang sakit bisa ditangani segera, termasuk juga menyiapkan tempat hignis seperti UKS (Unit Kesehatan Sekolah).
"Sekolah tentu diwajibkan menyiapkan sejumlah peralatan di antaranya thermogun, hand sanitizer dan tempat cuci tangan,” tutup Muhaimin.
Murid tak Berinteraksi dengan Teman Sebaya