Hari Nelayan Nasional

Hari Nelayan Nasional, Wakil Bupati PPU Hamdam Ingin Masa Mendatang Pemuda Bisa Menggelutinya

Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Hamdam, mengucapkan selamat hari nelayan Nasional untuk para nelayan di seluruh penjuru nusantara.

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI
Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Hamdam, mengucapkan selamat Hari Nelayan Nasional untuk para nelayan di seluruh penjuru nusantara dan nelayan Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Hamdam, mengucapkan selamat Hari Nelayan Nasional untuk para nelayan di seluruh penjuru nusantara dan nelayan Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur.

"Saya ucapkan selamat hari nelayan nasional, semoga ke depan nelayan semakin jaya, dan menjadi salah satu profesi yang digeluti oleh pemuda-pemuda penerus kabupaten Penajam Paser Utara," kata Hamdam kepada Tribunkaltim.co pada Selasa (6/4/2021).

Hamdan, berharap ke depan nelayan-nelayan mendapatkan perhatian khusus melalui kebijakan pro terhadap nelayan khususnya di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Juga merupakan daerah yang sebagian besar berada di pesisir laut sehingga banyak masyarakat yang berprosi sebagai nelayan.

Baca Juga: Puluhan Nelayan di Kutim Dibantu Urus Dokumen, Proses Dimulai Pertengahan Mei 2021

Baca Juga: Dua Pendemo Diguyur Minyak, Aksi Kompak Tuntut Keadilan 5 Nelayan yang Tewas akibat Tangki Terbakar

"Saya sebagai wakil Bupati berharap kedepan nelayan kita mendapatkan perhatian dari kebijakan- kebijakan pemerintah melalui kebijakan kebijakan yang pro mereka," ujanrnya.

"Nelayan adalah salah satu pahlawan pangan, tanpa nelayan tentu masyarakat kita akan kesulitan untuk mempererat gizi yang baik," imbuhnya.

Dilanjutkan oleh Hamdam, saat ini nelayan di Kabupaten Penajam Paser Utara masih memiliki permasalahan terkait dengan prasarana dan sarana yang sangat terbatas.

Termasuk untuk mengakses BBM (bahan bakar minyak) yang dirasa selama ini snagat sulit bagi nelayan.

Baca Juga: Kisah Nelayan dan Ikan Emas, Kunci Jawaban Tema 8 Kelas 4 Halaman 143 144 145 146 147 Buku Tematik

Baca Juga: Puluhan Tahun Hasil Tangkapan Nelayan di Nunukan Dijual Ke Pasar Tawau Secara Ilegal, Ini Sebabnya

"Di samping sulit, harga BBM juga tidak sesuai dengan harga patokan," ujarnya.

"Sehingga kedepan kita juga selalu memberikan perhatian terhadap hal tersebut," imbuhnya.

ILUSTRASI - Nelayan mengolah hasil perikanannya pada Jumat (19/3/2021).
ILUSTRASI - Nelayan mengolah hasil perikanannya pada Jumat (19/3/2021). (TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI)

Selian itu, Hamdan juga mengatakan bahwa nelayan saat ini juga harus memiliki kemampuan yang lebih dalam upaya bersaing dengan nelayan-nelayan luar daerah dengan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved