Breaking News:

Berita Kukar Terkini

Soal Dugaan Limbah Perusahaaan Migas Cemari Air Sangasanga Kukar, Ini Tanggapan Jatam Kaltim

Jaringan Advokasi Tambang Kalimantan Timur (Jatam Kaltim) menanggapi pencemaran air yang diduga limbah perusahaan di Kelurahan Sangasanga Dalam

TRIBUNKALTIM.CO, ARIS JONI
Dinamisator Jatam Kaltim, Pradarma Rupang, TRIBUNKALTIM.CO, ARIS JONI 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Jaringan Advokasi Tambang Kalimantan Timur (Jatam Kaltim) menanggapi pencemaran air yang diduga limbah perusahaan di Kelurahan Sangasanga Dalam,

Tepatnya di Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Dinamisator Jatam Kaltim, Pradarma Rupang menyesalkan adanya limbah perusahaan yang mencemari lingkungan warga.

Baca juga: Jatam Kaltim Soroti Aktivitas Tambang Ilegal di Kabupaten Paser, Minta Masyarakat Melapor

Baca juga: Jatam Kaltim Sebut Penghapusan FABA dari Daftar Limbah B3 Berbahaya Bagi Masyarakat Sekitar Tambang

Hal tersebut menurut dia bukti sangat lemahnya perusahaan, terutama perusahaan plat merah (BUMN) dalam manajemen dan pengelolaan limbah Bahan Baracun dan Berbahaya (B3).

“Itu acap kali terulang ya, itu menujukkan bagaimana buruknya manajemem dan pengelolaan Pertamina terkait limbah B3," ujarnya.

"Tentu kita mendesak kepada pemerintah yakni Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kaltim itu untuk melaksanakan fungsi dan perannya, yaitu melakukan pengawasan,” jelasnya. Kamis, (8/4/2021).

Dia juga mengingatkan bahwa Kaltim memiliki catatan buruk bagaimana tumpahan minyak Pertamina di Kota Balikpapan dan diharapkan itu tidak terulang kembali, khususnya bagi mereka yang ada di wilayah Sangasanga.

“Sering terjadi kelalaian perusahaan terhadap limbah dan itu sesuatu yang sebenarnya kita sebut perilaku buruk oleh perusahaan," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Aris Joni
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved