Berita Samarinda Terkini
Calon Penumpang di Samarinda Sayangkan Adanya Pelarangan Mudik Jelang Lebaran
Alhasil bus yang beroperasi kini beralih tempat sementara, termasuk kantor Satuan Pelayanan (Korsatpel) Terminal Bus Tipe A Samarinda Seberang.
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Samir Paturusi
"Kalau sudah aturannya begitu, kita akan sosialisasikan kepada pihak PO," ucapnya.
Terpisah, salah satu calon penumpang bus yang akan berangkat menuju Kota Banjarmasin, Fitriansyah (46). Saat ditanya mengenai aturan pelarangan mudik, dia pun menyayangkan hal tersebut.
Sebab, sanak saudaranya yang bekerja di Kota Samarinda, biasanya setiap tahunnya pulang (mudik) ke kampung halaman di Hulu Sungai Tengah (HST), Kalsel menggunakan jalur darat yakni bus.
"Mampir dulu ke Banjar wadah (tempat) paman, lalu pulang ke HST. Ya disayangkan, kenapa tidak boleh mudik, kita berangkat saja harus kantongi rapid test, diminta pihak PO. Artinya kan sudah tidak membawa virus, karena di tes sudah," jelasnya.
Baca Juga: Pekan Pertama Puasa Ramadhan 2021, Arus Pemudik di Terminal Sangatta Kutim Justru Menurun
Baca Juga: Moda Transportasi Beroperasi Normal, Dishub Malinau Tunggu Instruksi Pusat Soal Larangan Mudik
Dia kali ini berencana pulang bersama istri dan dua keponakannya, karena sudah selesai mengurus kebun sawit dan kebun pepaya milik juragannya yang berada di kawasan Tanah Merah, Kota Samarinda.
Fitriansyah pun khawatir, dua adiknya dan anaknya yang masih bertahan di Kota Tepian nantinya tidak bisa pulang karena ada aturan pelarangan mudik ini.
"Nggak bisa kumpul makan ketupat nanti lebaran di kampung, ya tentu pemerintah semoga bijak. Kalau dilarang mudik kasihan disini tidak ada saudara," imbuhnya.
"Ya mudah-mudahan boleh (mudik)," sambung Fitriansyah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/suasana-terminal-sungai-kunjang-terlihat-armada-bus.jpg)