Breaking News:

Berita Samarinda Terkini

Tim SAR Gabungan Evakuasi Pria yang Menderita Sakit dari Tebing Setinggi 10 Meter di Samarinda

Seorang pria yang belum diketahui identitasnya, sekira umur 30 tahun dievakuasi melalui tebing setinggi 10 meter, tepatnya di Jalan Cipto Mangunkusumo

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Tim SAR Gabungan mengevakuasi pria sakit menggunakan tandu medis dan membawa ke rumah pada siang hari tadi. TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Seorang pria yang belum diketahui identitasnya, sekira umur 30 tahun, dievakuasi melalui tebing setinggi 10 meter, tepatnya di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, persis di jalan yang akan menuju Jembatan Mahakam, Jumat (23/4/2021)

Dari informasi yang didapat dari petugas call center 112, pria ini menderita sakit selama kurang lebih sepekan terakhir, dan tidak bisa terbangun dari sebuah gubuk yang dibangunnya semi permanen dari kayu serta beratap alas spanduk bekas.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Klas A Balikpapan (Basarnas Kaltim), Melkianus Kotta melalui Koordinator Unit Siaga SAR Basarnas Samarinda Riqi Effendi menjelaskan bahwa bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Samarinda, unsur SAR gabungan, petugas medis 112, serta relawan berhasil mengevakuasi dalam waktu satu jam.

Baca juga: NEWS VIDEO 15 Hari Operasi Pekat, 1051 Botol Miras Disita dan Dimusnahkan Polresta Samarinda

Baca juga: Teliti Sebelum Menerima, Polresta Samarinda Minta Warga Waspada Uang Palsu Beredar di Pasar Ramadhan

"Informasi dari petugas 112 setengah 10 pagi, karena terlalu tinggi jadi kami (unsur SAR gabungan) berupaya mengevakuasi dari tebing, sampai jam 11.00 WITA. Ketinggiannya 10 meter, kalau untuk naik ke atas ada tangga kurang lebih 10 centimeter, lebar setengah meter, kalau dievakuasi ke bawah menggunakan tandu dan langsung melewati jalan tersebut tidak bisa," jelas Riqi Effendi dikonfirmasi, Jumat (23/4/2021).

Tim SAR gabungan pun memutuskan mengevakuasi tubuh pria tersebut dari ketinggian. 

Unit Siaga SAR Basarnas Samarinda menggunakan tandu medis (Basket Stretcher) dengan tali temali.

Informasi dari warga sekitar salah seorang ibu dan bapak yang datang ke TKP mengatakan kalau pasien yang sakit ini tidak memiliki keluarga.

Dan seorang diri tinggal di sebuah gubuk itu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved