Berita Malinau Terkini
Hardiknas 2021, PGRI Malinau Minta Pendidik Ditambah dan Kesejahteraan Guru Honorer jadi Perhatian
Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021 di Kabupaten Malinau diikuti tenaga pendidik dan kependidikan dari 6 kecamtan.
TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021 di Kabupaten Malinau diikuti tenaga pendidik dan kependidikan dari 6 kecamtan di Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara.
Melalui peringatan Hardiknas 2021, mutu pendidikan di Kabupaten Malinau diharapkan dapat memacu indeks pembangunan manusia di Malinau.
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Malinau berharap pemerintah dapat mengalokasi tenaga pendidik tambahan di Kabupaten Malinau.
Karena, rasio tenaga pendidik dan peserta didik di Kabupaten Malinau dinilai masih kurang.
Baca Juga: Hardiknas 2021, Bupati Nunukan Asmin Harap Guru dan Peserta Didik Tetap Produktif meski Pandemi
Sekretaris PGRI Malinau, Daud Impung, menjelaskan terdapat sekira 4 ribu guru yang terdata di seluruh Kabupaten Malinau.
"Saat ini yang paling dibutuhkan adalah SDM. Malinau masih butuh tambahan Guru. Jangankan di daerah pinggiran, di Kota juga demikian, masih kurang," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Senin (3/5/2021).
Menurutnya, untuk menangani persoalan tersebut, rata-rata guru di satuan pendidikan merangkap sebagai pengajar untuk beberapa mata pelajaran tambahan.
Hal yang tak kalah penting menurutnya adalah kesejahteraan guru honorer.
Baca Juga: Peleburan 2 Perguruan Tinggi di Kutim akan Terwujud, Universitas Kudungga Disematkan jadi Nama Baru
Sebab, perannya juga hampir sama dengan guru tetap.
Satuan pendidikan perlu untuk mengatur standarisasi gaji bahi tenaga pendidik honorer.
"Kesejahteraan guru honorer juga penting. Karena yang merekrut adalah satuan pendidikan, menurut saya wajib ada standarisasi gaji," katanya.
Pria yang juga merupakan Kepala Sekolah SMPN 1 Malinau Kota tersebut menilai perlu ada penyelarasan antara gaji Guru Honorer berdasarkan upah minimum kabupaten (UMK).
Baca Juga: Termin Tiga Vaksinasi Covid-19 di Tarakan, Prioritas Lansia 60 Persen dan Guru 40 Persen
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/sedang-mengajar-tatap.jpg)