Virus Corona di Kaltim
Pemprov Kaltim Ingatkan Masyarakat Jangan Meniru Tren Covid-19 di India
Perkembangan kasus Covid-19 di Kaltim dalam beberapa pekan terakhir terus mengalami penurunan.
Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Perkembangan kasus Covid-19 di Kaltim dalam beberapa pekan terakhir terus mengalami penurunan.
Namun demikian, pemerintah akan tetap mengimbau masyarakat untuk tidak mengendurkan penerapan protokol kesehatan.
Demikian disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltim Sufian Agus usai, mewakili Gubernur Kaltim menghadiri Rapat Koordinasi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian secara virtual dari Jakarta, Senin (3/5/2021).
Baca Juga: Kasus Covid-19 di Kubar Terus Melonjak, Protokol Kesehatan Justru Terabaikan
Baca Juga: Tantangan Guru SD dalam Pandemi Covid-19 di Kukar, Hingga Membuat Duta Orangtua
Menurutnya pemerintah tidak akan mengulang lonjakan kasus Covid-19 seperti terjadi tahun lalu. Dimana lonjakan kasus terjadi setelah libur lebaran.
Selain itu, lonjakan kasus yang terjadi di sejumlah negara di dunia menurutnya juga patut menjadi perhatian.
“Seperti di India, tadinya tren mereka turun. Tapi tiba-tiba melonjak, karena perayaan-perayaan besar di sana dibiarkan. Jangan sampai ini terjadi di Kaltim,” kata Sufian Agus di Ruang Heart of Borneo Kantor Gubernur Kaltim dikutip dari siaran pers pemprov Kaltim.
Baca Juga: MIRIS, Inul Daratista Sebut Demi Baju Lebaran Pertaruhkan Nyawa, Khawatir Covid-19 Seperti di India
Baca Juga: Harus Ingat, Ini Hal-hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Sebelum dan Sesudah Vaksinasi Covid-19
Untuk itu pada momen lebaran dan pasca lebaran masyarakat diingatkan untuk tidak lengah dalam penerapan protokol kesehatan.
Yakni tetap menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak aman, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas di luar rumah.
Ditambahkannya, rapat koordinasi sekaligus mengingatkan para kepala daerah (gubernur, bupati dan wali kota) untuk menjaga daerah masing-masing agar tidak terjadi lonjakan kasus saat lebaran dan pasca lebaran.
“Kita ingin tren kita terus melandai, menurun dan habis. Bukan sebaliknya, terus naik dan naik terus. Karena itu, kerja sama dengan Forkopimda dan tokoh-tokoh masyarakat di daerah akan sangat membantu menekan penyebaran Covid-19,” tandas Sufian Agus.
Baca Juga: Update Kasus Covid-19 Hari Ini, Mahulu dan Bontang tak Ada Penambahan Kasus
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kepala-badan-kesatuan-bangsa-dan-politik-kesbangpol-kaltim-sufian-agus.jpg)