Berita Balikpapan Terkini

Alasan tak Beri Izin Pulang, Seorang Pria Tikam Kekasih Adiknya di Balikpapan

Seorang pria berinisial M (26) dibekuk kepolisian akibat dugaan penganiayaan terhadap korban berinisial G (21) pada Rabu

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
KRIMINAL - Seorang pria berinisial M (26) dibekuk kepolisian akibat dugaan penganiayaan terhadap korban berinisial G (21) pada Rabu (6/5/2021) lalu.  

Baca Juga: Solidaritas Indonesia, Jurnalis Samarinda Soroti Penganiayaan Wartawan di Surabaya, Desak Kapolda 

Ibu Melapor ke Polresta Balikpapan

Sisi lainnya, di tempat terpisah. Seorang wanita berinisial SE (25) bersama pendamping hukumnya menyambangi Posko Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Balikpapan.

Wanita tersebut mengaku mendapati kabar bahwa anaknya diduga mengalami penganiayaan sekitar pukul 22.34 Wita, Minggu (25/4/2021).

Baca juga: NEWS VIDEO Terima Kabar Anaknya Alami Penganiayaan, Seorang Ibu Melapor Ke Polresta Balikpapan

Baca juga: Terjerat Kasus Lain, Istri Penganiaya Perawat di Palembang Terancam Temani Suami di Penjara

Kabar tersebut berupa video yang dikirim oleh terduga pelaku merupakan seorang teman dekat SE berinisial AS (30) melalui platform Facebook sekitar pukul 19.00 Wita.

Anak dari SE, IS (3), tampak bersimbah darah dengan beberapa aksen lebam dan bekas cakar di pelipis dan bagian rahangnya. AS mengonfirmasikan bahwa luka yang diterima IS akibat tertimpa kasur.

"Enggak bilang dipukul, cuma bilang liat gara gara kamu si IS kejatuhan tilam. Tapi dari video ada bekas cakaran," sebut SE usai membuat laporan di Posko Unit PPA.

Baca juga: Tak Hanya Perawat jadi Korban Penganiayaan JT, Ternyata Satpam RS Siloam Kena Pecat, Ini Alasannya

Oleh karenanya, ia menyatakan tak percaya dan menganggap bahwa AS lah sosok dibalik luka yang diterima anaknya.

Di samping itu, dengan dikirim video tersebut, dia menduga bahwa AS sejatinya ingin dirinya pulang. Sebab pada saat kejadian, ia tengah berada di Kota Samarinda lantaran melayat orangtuanya.

Usai menerima videonya, AS pun diketahui mengirimkan pesan kepada SE berisi ancaman bahwa tak akan menemui kembali IS karena akan dibawa menuju Penajam esok pagi.

Baca juga: NEWS VIDEO Suami Aniaya Perawat RS Siloam, Melisa Akui Suster Ketus dan Punya Bukti Foto

Hingga kini, SE tengah menjalani pemeriksaan yang didampingi oleh pendamping hukumnya.

Dengan demikian, belum terdapat keterangan resmi kepolisian terkait kasus ini.

Berita tentang Balikpapan

Penulis Zein Rahmatullah | Editor: Budi Susilo

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved