Berita Kutim Terkini
Kronologi Nelayan Asal Singa Geweh Kutim Hendak ke Teluk Lombok Hilang
Baso (37), seorang nelayan asal Kelurahan Singa Geweh, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur.
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Baso (37), seorang nelayan asal Kelurahan Singa Geweh, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur dilaporkan menghilang.
Laporan tersebut sampai di Pos SAR Kutai Timur pada Minggu (9/5/2021) pukul 23.00 Wita.
Kepala Tim Rescue Pos SAR Kutai Timur Bongga Losong menjelaskan kronologi yang disampaikan pelapor sebelum Baso dinyatakan menghilang.
"Korban ini kan memang penjaga bagang, dan dia juga punya ketinting. Terus ada mau nyewa ketintingnya," terangnya saat dikonfirmasi via telpon pada Senin (10/5/2021).
Baca Juga: Nelayan di Pantai Kenyamukan Kutim Terfasilitasi Secara Baik Namun Masih Ada yang Kurang
Bagang adalah alat penangkap ikan berupa bangunan rumah kecil yang didirikan di laut dengan bahan bambu dan batangan kayu.
Baso yang mulanya hendak memperbaiki penangkap ikan, pergi bersama rekannya bersama-sama menuju bagang di perairan Teluk Lombok, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutim, Provinsi Kalimantan Timur.
"Setelah itu rekannya ini singgahkan korban ini ke Bagangnya itu," ucapnya.
Sampai di bagang, rekan yang memiliki tujuan semula untuk menyewa ketinting milik Baso, pergi ke lautan untuk memancing.
Baca Juga: Cuaca Buruk, BPBD Penajam Paser Utara Minta Nelayan Perhatikan Kondisi Kapal
Baca Juga: Hari Nelayan Nasional, Wakil Bupati PPU Hamdam Ingin Masa Mendatang Pemuda Bisa Menggelutinya
Kemudian pukul sekitar 16.00 sore, si penyewa kembali ke bagang untuk mengembalikan ketinting (kapal) milik Baso.
"Begitu sampai di Bagang itu, orangnya nggak ada sudah. Sempat dilakukan pencarian, lalu jam 23.00 dilaporkan ke tim penyelamat," tutur Bongga pada tribunkaltim.co.
Sampai saat ini, tim penyelamat masih melakukan percarian di sekitar lokasi menghilangnya korban.
Team Rescue SAR Kutim menurunkan dua perahu karet untuk membantu proses pencarian.
Baca Juga: Nelayan di Tabalar Berau Keluhkan Sulitnya Dapat Bahan Bakar Solar, Ingin Dapat Perhatian Pemerintah
Baca Juga: Kronologi 3 Nelayan Malaysia Terdampar di Perairan Maratua Berau, Terombang-ambing 10 Hari di Laut
Begitupun pihak TNI AL yang mengerahkan dua speedboat, dan nelayan sekitar yang turut menurunkan kurang lebih 10 perahu ketinting.
Adapun Tim Penyelamat yang tergabung dari Basarnas, Tagana, LKK, BPBD, Lanal, Damkar, Polairut, TNI AL, Dinkes, Orari, KTNA dan warga setempat.
Perlengkapan Korban Tertinggal
Seorang nelayan warga Kelurahan Singa Geweh, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur, dikabarkan hilang.
Nelayan yang diketahui bernama Baso (37), dinyatakan hilang sejak Minggu (10/5/2021) pukul 18.00 Wita.
Informasi tersebut dibenarkan oleh salah satu anggota Tim Taruna Siaga Bencana atau Tagana Kutim, Isma.
Ia membenarkan adanya laporan terkait nelayan hilang di daerah pesisir Teluk Prancis - Teluk Lombok, Kecamatan Sangatta Selatan, Kutim.
Baca juga: NEWS VIDEO Diduga Terpeleset dari Tongkang, ABK Kapal Ditemukan Mengapung di Perairan Teluk Lombok
Baca juga: Diduga Terpeleset di Kapal Tongkang, ABK Ditemukan Mengapung di Perairan Teluk Lombok Kutim
"Iya tadi kami mendapat laporan ada orang hilang," ujarnya saat dikonfirmasi tim tribunkaltim, Senin (10/5/2021).
Baso dinyatakan hilang usai pamit hendak memperbaiki keramba.
Namun, seseorang yang menyewa kapal Baso menemukan perlengkapan korban yang masih lengkap berada di TKP.
Merasa ada yang tidak beres, orang tersebut melakukan pencarian dan melaporkan adanya nelayan hilang.
Baca juga; Libur Lebaran, Wisata Pantai Kenyamukan dan Teluk Lombok Jadi Tujuan Liburan Warga
"Segala perlengkapan korban yang diketahui hendak memperbaiki keramba, masih lengkap di TKP,” terang Isma.
Penulis Syifa'ul Mirfaqo | Editor: Budi Susilo