Breaking News:

Tinjau Pengerjaan Jalan, Wabup: Kalau Tidak Ada Keluhan Masyarakat Berarti Progresnya Sudah Bagus

Wakil Bupati Paser Hj. Syarifah Masitah Assegaf lakukan peninjauan progres perbaikan jalan yang rusak parah di Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser

Penulis: Syaifullah Ibrahim
Editor: Diah Anggraeni
TRIBUN KALTIM/SYAIFULLAH IBRAHIM
Wakil Bupati Paser, Hj. Syarifah Masitah Assegaf saat melakukan peninjauan progres perbaikan jalan penghubung antara Kecamatan Batu Engau dan Tanjung Harapan. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Wakil Bupati (Wabup) Paser Hj. Syarifah Masitah Assegaf lakukan peninjauan progres perbaikan jalan yang rusak parah di Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser, sebagai tindak lanjut dari instruksi bupati Paser.

Wabup Paser didampingi Kepala Dinas PUPR, Hasanuddin serta Camat Batu Engau Faulus Margit pada Selasa (18/5/2021), meninjau progres pengerjaan pemeliharaan jalan antara Desa Kerang Kecamatan Batu Engau dan Tanjung Harapan.

Diketahui, Senin (15/3/2021) lalu Bupati Paser dr. Fahmi Fadli telah meninjau dan menginstruksikan secara langsung Dinas PUPR untuk segera melakukan perbaikan jalan penghubung antara Kecamatan Batu Engau dan Tanjung Aru.

Baca juga: Bahas Batas Wilayah, PPU dan Paser Sepakat ke Pusat

Sebagai salah satu program kerja yang diprioritaskan, pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan antar desa dan kecamatan menjadi perhatian utama Bupati Paser dr Fahmi Fadli bersama Wabup Hj. Syarifah Masitah Assegaf.

"Saya diutus oleh Bupati untuk melihat sejauh mana progres pengerjaan jalan tanggap darurat kemarin, supaya ke depan tidak ada lagi keluhan-keluhan masyarakat terkait adanya kerusakan jalan," kata Wabup Paser.

Saat ini, akses Jalan dari simpang HTI hingga Desa Lomu yang rusak parah sudah bisa dilewati oleh masyarakat, yang mana sebelumnya sempat susah dilewati oleh kendaraan roda dua dan terlebih kendaraan roda empat.

Baca juga: Kebakaran di Paser Hanguskan 2 Rumah Warga, Diduga Titik Api Muncul di Dapur Disertai Ledakan

Bahkan, sebelumnya ada beberapa jalan yang titik kerusakannya parah jika dilewati kendaraan roda empat.

Ukuran kubangannya cukup dalam sampai setengah badan mobil sekelas Fortuner, belum lagi saat kondisinya hujan.

Namun, kerusakan jalan itu sudah diperbaiki dengan dilakukan penimbunan berupa material batu, termasuk dibangunnya parit pada sisi kanan-kiri jalan.

Dari peninjauan yang dilakukan, Masitah menyampaikan progres pengerjaan yang dilakukan sudah cukup bagus.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved