Senin, 18 Mei 2026

Berita Samarinda Terkini

Cara Dapat Sertifikat CHSE Bagi Kegiatan Usaha dan Destinasi Wisata di Samarinda

Selama masa pandemi Covid-19 melanda, sektor pariwisata adalah salah satu sektor yang mengalami dampak penurunan cukup signifikan

Tayang:
Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/HANIFAN MA'RUF
Kepala Dinas Pariwisata Kota Samarinda, I Gusti Ayu Sulistyani berharap semua industri wisata di kota Samarinda untuk memiliki sertifikat CHSE demi percepatan pemulihan pariwisata di kota Tepian, julukan Kota Samarinda.  

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Selama masa pandemi Covid-19 melanda, sektor pariwisata adalah salah satu sektor yang mengalami dampak penurunan cukup signifikan.

Dibatasinya kerumunan orang dalam jumlah banyak untuk mencegah penyebaran Covid 19 membuat kegiatan wisata tidak dapat berjalan maksimal seperti masa sebelum pandemi.

Bahkan di awal masa pandemi pada tahun 2020, sektor pariwisata bisa dikatakan mati suri karena dibatasinya mobilitas publik.

Hal itu dibeberkan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Samarinda, I Gusti Ayu Sulistyani kepada Tribunkaltim.co. 

Baca Juga: Pemilik Kapal Wisata Wujudkan Sapta Pesona Pariwisata Samarinda Ikut Perangi Narkoba Melalui Hal Ini

Dia jelaskan, setahun lebih masa pandemi Covid 19, Kementerian Pariwisata dan ekonomi kreatif (Kemenparekraf) kembali berusaha memulihkan denyut pariwisata di seluruh daerah di Indonesia.

Upaya tersebut diimplementasikan dalam program pemberian sertifikat CHSE kepada usaha wisata dan destinasi wisata yang ada di tanah air.

Adapun sertifikat CHSE adalah proses pemberian sertifikat kepada usaha, destinasi dan produk wisata lainnya.

Tujuannya untuk memberikan jaminan kepada wisatawan terhadap pelaksanaan kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan.

Baca Juga: 114 Muda Mudi Samarinda Audisi Duta dan Putri Wisata Samarinda, Begini Keseruannya

Sesuai kepanjangan dari sertifikat CHSE adalah Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keselamatan), dan Environment (Kelestarian Lingkungan).

Tidak terkecuali di Kota Tepian Samarinda yang juga memiliki cukup banyak destinasi wisata unggulan.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Samarinda, I Gusti Ayu Sulistyani mengemukakan bahwa memang sudah seharusnya industri wisata di kota Samarinda untuk memiliki sertifikat CHSE untuk mempercepat pemulihan pariwisata di ibu kota Kaltim.

"Karena sekarang masyarakat berwisata itu yang pasti dicari adalah CHSE nya dulu, aman nggak dari paparan virus, kemudian bagaimana prokes nya, apakah ada yang mengawasi dan seterusnya," ujar I Gusti Ayu Sulistyani saat dikonfirmasi pada Sabtu (22/5/2021).

Baca Juga: Setahun Sumbang PAD Rp 85 Miliar, Wisata Samarinda makin Menggeliat

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved