Selasa, 19 Mei 2026

Berita Samarinda Terkini

Cara Dapat Sertifikat CHSE Bagi Kegiatan Usaha dan Destinasi Wisata di Samarinda

Selama masa pandemi Covid-19 melanda, sektor pariwisata adalah salah satu sektor yang mengalami dampak penurunan cukup signifikan

Tayang:
Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/HANIFAN MA'RUF
Kepala Dinas Pariwisata Kota Samarinda, I Gusti Ayu Sulistyani berharap semua industri wisata di kota Samarinda untuk memiliki sertifikat CHSE demi percepatan pemulihan pariwisata di kota Tepian, julukan Kota Samarinda.  

Baca Juga: Tepian Mahakam Jadi Andalan Pariwisata Samarinda

Dirinya kemudian menjelaskan lebih lanjut bahwa sudah saatnya semua UMKM dan industri wisata di kota Samarinda seperti restoran, kafe, serta sarana wisata lainnya memiliki sertifikat CHSE.

Sebenarnya untuk mendapatkan sertifikat CHSE itu mudah sekali, kita tinggal mengunjungi website kemenparekraf.

"Kemudian disana sudah ada petunjuk dan arahannya seperti apa yang bisa diikuti," pungkas Kadispar Kota Samarinda tersebut. 

Untuk mendapatkan sertifikat CHSE pengelola industri pariwisata dapat melakukan pendaftaran di situs https://chse.kemenparekraf.go.id/ 

Sedangkan untuk informasi tata cara mendapatkan sertifikat CHSE bisa dilihat di situs https://www.kemenparekraf.go.id/rumah-difabel/Cara-Mendaftar-Sertifikasi-CHSE-Pariwisata

Wisata Samarinda Kena Dampak Pandemi

Berita sebelumnya. Semasa pandemi virus corona menyebar luas di Kota Tepian, dunia pariwisata ibu kota Kaltim ini mengalami penurunan yang sangat signifikan.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata atau Kadispar Kota Samarinda I Gusti Ayu Sulistiani, Kamis (30/4/2020).

Ibu Ayu, panggilannya mengatakan banyak destinasi wisata yang tutup. Baik tempat permainan anak, tempat rekreasi, hingga tempat hiburan malam ( THM ).

"Kecuali restoran, itu masih bisa sedikit-sedikit, tapi yang lain tutup sama sekali," ucapnya melalui telepon seluler, saat dihubungi Tribunkaltim.co.

Baca Juga: Wisata Samarinda, Libur Panjang di Rumah Ulin Arya, Nikmati Ruang Hijau, Swafoto Bersama Iguana

Dia mengatakan jika ada tempat wisata yang buka, jarang ada pengunjung yang ingin datang. Ibu Ayu juga menuturkan beberapa karyawan harus dirumahkan.

"Untuk total karyawan yang dirumahkan, saya harus melihat datanya dahulu. Tapi kadang respon dari industri wisata kurang, jadi yang bisa kita kasih data ya seadanya saja," jelasnya.

Pariwisata Kaltim Anjlok, 10.031 Orang Terdampak, Sri Wahyuni: Sudah Ratusan Restoran Tutup

Dinas Pariwisata Kaltim Tawarkan 62 Daftar Atraksi Wisata Dalam Calender of Event 2020

Ibu Ayu menjelaskan ada 127 kawasan wisata yang termasuk dalam data sementara Dispar Kota Samarinda terdampak akibat Covid-19.

"Ada 873 hotel, 53 restoran, 4 travel agen, 107 jasa hiburan dan rekreasi, 21 Ekraf (ekonomi kreatif), dan SPA 12. Ini juga termasuk yang terdampak, masih data sementara di Dispar," pungkasnya.

Update Virus Corona

Berita tentang Samarinda

Penulis Hanifan Ma'ruf | Editor: Budi Susilo

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved