Virus Corona di Kaltim
BI Kaltim Minta Pelaku UMKM, Kreatif dalam Peningkatan Perekonomian di Tengah Pandemi Covid-19
Bank Indonesia wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar expert coaching program di Hotel Mercure Kota Samarinda.
Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Bank Indonesia wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar expert coaching program di Hotel Mercure Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (25/5/2021) pagi.
Pengamatan Tribunkaltim.co, dalam pelatihan tersebut dihadiri puluhan pelaku UMKM maupun UKM di Kalimantan Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Perwakilan Wilayah BI Kaltim, Tutuk SH Cahyono, mengatakan nilai pertumbuhan ekonomi dalam negeri yang fluktuatif disebabkan beberapa faktor.
Salah satunya tingginya nilai import ketimbang nilai ekspor luar negeri yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi khususnya di Kalimantan Timur.
Baca Juga: BI Kaltim Beber Faktor Vaksin Covid-19 Dorong Peningkatan Ekonomi di Kalimantan Timur
Selain itu perbankan juga memberikan suntikan dana sebesar Rp 800 triliun.
Suntikan dana tersebut untuk membiayai serta memberikan modal kepada pelaku UKM maupun UMKM yang ada di seluruh Indonesia.
"Percepatan pemulihan itu penting agar kembali on track," ucap Tutuk SH Cahyono.
Ia pun meminta kepada para pelaku UMKM untuk kreatif dalam meningkatkan daya ekonomi di Kaltim.
Baca Juga: BI Kaltim Target 200 Ribu Merchant Gunakan QRIS
Baca Juga: Inflasi 3 Bulan Terakhir tak Sampai 1 Persen, BI Kaltim Minta Satgas Pangan Pantau Harga Sembako
"Jadi kita harus gali sekarang dari Kaltim apa yang harus dorong harus punya nilai jual. Tapi kita harus cari apa yang unik produk yang beda," ucap Tutuk SH Cahyono.
Dalam keset tersebut hadir puluhan pelaku usaha UKM dan UMKM.
Kabid perdagangan Disperindagkop Kaltim Heni Purwaningsih turut hadir juga.
Yakin Ekonomi Kaltim Tumbuh Positif