Minggu, 26 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Perusda Baru Bidang Tambang dan Energi Bakal Hadir, Walikota Andi Harun: Bermitra dengan PLN

Kota Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) akan ada Perusahaan Daerah (Perusda) baru, yakni Perusda di Bidang Pertambangan dan Energi.

Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN
Walikota Samarinda Andi Harun saat diwawancarai di Balaikota Samarinda, terkait presentasi dari tiga Perusda Samarinda, Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) akan ada Perusahaan Daerah (Perusda) baru, yakni Perusda di Bidang Pertambangan dan Energi.

"Kita akan mengusulkan satu Perusda baru, Perusda di Bidang Pertambangan dan Energi," ungkap Walikota Samarinda, Andi Harun, Rabu (26/5/2021).

Lelaki yang kerap disapa AH itu menjelaskan, prospektif di bidang ini, misalnya di trading batu bara. Perdagangan batu bara itu ada dua, 70 persen ekspor dan 30 persen Domestic Market Obligation (DMO).

"Kita bisa bermitra dengan PLN. Nah sekarang ada yang namanya PLN Batu Bara. Gunanya untuk memenuhi kapasitas energi listrik di dalam negeri," sebutnya.

Baca Juga: Nama Calon Komisaris dan Direksi Perusda Kaltim Sudah Mengerucut

"Makanya keluar program DMO yakni Domestic Market Obligation sebesar 30 persen dari total produksi batu bara," sambungnya.

Mantan Wakil Ketua DPRD Kaltim tersebut, juga menyampaikan bahwa juga ada keinginan agar Kota Samarinda ini menjadi City Gas.

"Yasudah Perusda masuk di situ. Investasi bisa dengan gandeng pihak ketiga," lanjutnya.

Saat disinggung target kapan rencananya Perusda itu berdiri.

Baca Juga: NEWS VIDEO DPRD Kaltim akan Panggil Direksi Perusda PT. MMPKT Pekan Depan

Baca Juga: Jadwal Pendaftaran Calon Direksi Perusda dan Badan Pengawas Pemprov Kaltim, Simak Persyaratannya

Andi Harun, menuturkan bahwa sekarang ini sedang menyusun Peraturan Daerah (Perda), yang sekarang ini sudah masuk dalam tahap penyelesaian.

"Kita baru lagi nyusun Perda nya, sudah ditahap penyelesainya. Sebentar lagi kita ajukan ke DPRD Samarinda, nanti tergantung bapak-bapak di DPRD," bebernya.

Sementara untuk modal awalnya, akan dibicarakan bersama dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), lalu setelah itu dibicarakan dengan DPRD Samarinda.

3 Perusda Pemkot Samarinda Presentasi

Tiga Perusahaan Daerah (Perusda) milik Pemkot Samarinda melakukan presentasi di depan pemerintah kota yang terdiri atas pejabat inti,Selasa (25/5/2021) kemarin.

Pertemuan dalam rangka presentasi dari Perusda tersebut, dilakukan secara bergantian.

Pertama dimulai dari Perusahaan Daerah Pergudangan dan Aneka Usaha (PDPAU) Samarinda, sekira pukul 09.00 Wita.

Lalu kedua  Perusahaan Daerah Perkreditan Rakyat Kota Samarinda, sekira pukul 15.00 Wita.

Baca juga: Duh, Perusda Samarinda Masih Punya Utang Pesangon Rp 1,4 Miliar

Ketiga dengan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Samarinda, yang dilakukan pada sekira pukul 20.00 Wita.

Presentasi dilakukan kepada Walikota Samarinda Andi Harun, Wakil Walikota Samarinda Rusmadi, dan Sekretaris Pemkot Samarinda Sugeng Chairuddin, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi terkait.

Atas presentasi ketiga Perusda Samarinda tersebut, Andi Harun Walikota Samarinda menuturkan bahwa kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka evaluasi kepada Perusda untuk meningkatkan kinerja perusahaan.

Agar setiap Perusda di Kota Tepian julukan Kota Samarinda ini, bisa berkontribusi kepada pelayanan masyarakat dan kedua berkontribusi kepda penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca juga: Perumdam Tirta Kencana Samarinda Digeruduk Mahasiswa, Tuntut Maksimal Pengerjaan Proyek Sumur Bor

"Ini baru pendahuluan, nantinya akan ada lanjutan lagi. Jadi evaluasi dilakukan agar ada peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat, dan peningkatan orientasi profit sehingga ada peningkatan PAD kita," ungkapnya kepada Tribunkaltim.co, Rabu (26/5/2021) dini hari.

AH sapaan karibnya, mengakui dari presentasi tersebut, memang ada catatan - catatan kritis dari Pemkot Samarinda yang mana nantinya akan disampaikan pada waktu yang dianggap tepat.

"Terhadap catatan kritisnya nanti akan kita sampaikan pada waktunya yang tepat. Kita masih menyatakan informasi yang bersifat strategis, masih bersifat tertutup, karena masih banyak hal yang perlu kita kompilasi dan konfirmasi.

Dan bisa jadi catatan kritis itu, suatu saat ketika terkonfirmasi data-dayanya, maka tidak lagi menjadi kritis," pungkasnya.

Berita tentang Samarinda

Berita tentang Walikota Andi Harun

Penulis Muhammad Riduan | Editor: Budi Susilo

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved