Bantuan Sosial

Kisah Alumni Kartu Prakerja Kini Punya 300 Warung Langganan dan 3 Usaha, Reaksi Menko Airlangga

Berikut ini cerita sukses salah satu alumni Kartu Prakerja di depan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

www.prakerja.go.id
Kisah Alumni Kartu Prakerja Kini Punya 300 Warung Langganan dan 3 Usaha, Reaksi Menko Airlangga 

TRIBUNKALTIM.CO - Kisah alumni peserta Kartu Prakerja kini punya 300 warung langganan dan 3 jenis usaha.

Seperti diketahui Kartu Prakerja sudah berjalan 16 gelombang hingga tahun ini.

Para alumninya pun sudah jutaan orang.

Baca juga: SEGERA DIBUKA! Cek Rincian Insentif & Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 17 di Dashboard Prakerja

Berikut ini cerita sukses salah satu alumni Kartu Prakerja di depan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Seorang alumni Program Kartu Prakerja gelombang 2 yaitu Andri Dwiko Putra (32), yang mengikuti pelatihan Teknik Menjual Apapun dengan Mudah, mengatakan dirinya kini telah memiliki tiga usaha sekaligus.

Di antaranya adalah usaha donat, harum manis, dan mainan.

"Saya mengikuti pelatihan itu biar usaha saya semakin besar. Sebelum ikut Prakerja saya cuma bisa ngirim ke 10 warung, setelah ikut, sekarang warung yang jadi langganan saya udah ada 300," jelas Andi saat menghadiri acara Talkshow "Antara Tren, Produk, dan Konsumen", Dialog Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI dengan Penerima Kartu Prakerja, di Hotel Papandayan-Bandung, Jumat (4/3/2021).

Mendengar cerita Andi, dan beberapa alumni Prakerja lain yang hadir, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, menyampaikan pujian dan berterimakasih kepada seluruh alumni Program Kartu Prakerja, karena telah konsisten mengikuti program pelatihan dari awal hingga selesai.

Baca juga: Manajemen Kartu Prakerja Pastikan Tidak Akan Ada Kuota Tambahan pada Gelombang 17, Kapan Dibuka?

Menurut Airlangga, seluruh alumni Prakerja luar biasa, karena meskipun di tengah pandemi, mereka tetap memiliki daya tahan untuk menyelesaikan program pelatihan hingga selesai.

"Di tengah ketidakpastian dan tantangan, bersedia untuk tetap belajar dan punya daya tahan untuk mengikuti tes sampai selesai," tutur Airlangga.

"Tadi ada yang delapan kali tidak lolos, itu masih terus semangat untuk mendaftar, sehingga dapat di gelombang sembilan, itu luar biasa, " imbuhnya

Setelah lolos, ada banyak pelatihan yang disediakan dan bisa dipilih sesuai minat dan kebutuhan individu.

"Tadi ada yang ikut empat-lima pelatihan, menghabiskan dana pelatihan, kemudian memilih untuk memulai usaha," ujarnya.

Airlangga mengatakan, capaian ini merupakan sesuatu yang diharapkan pemerintah, karena di situasi pandemi dibutuhkan Sumber Daya Masyarakat (SDM) yang memiliki banyak skill, yang hanya bisa dicapai dengan pembelajaran secara terus-menerus.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved