Sabtu, 18 April 2026

Speedboat Terbalik di Nunukan

Agen Speedboat Riyan Bantah tak Siapkan Pelampung

Informasi terbaru beredar, SB Riyan yang berangkat dari Tarakan menuju Desa Atap, Kecamatan Sembakung tak dilengkapi pelampung.

TRIBUNKALTIM.CO/HO
Kondisi di area pinggiran sungai di Desa Pelaju, Kecamatan Sembakung pasca terbaliknya speedboat Riyan, Senin (7/6/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN- Informasi terbaru beredar, speedboat SB Riyan yang berangkat dari Tarakan menuju Desa Atap, Kecamatan Sembakung tak dilengkapi pelampung.

Ini disampaikan Jubril Gani, salah seorang keluarga korban speedboat Riyan.

Ia mengakui, pamannya, saudara dari ayahnya menjadi korban dan meninggal dalam insiden tersebut.

Padahal ayah sepupunya akan menghadiri acara pernikahan sang sepupu di Desa Atap.

Dari cerita yang ia dapatkan atau informasi yang diterimanya, penumpang sebelum berangkat tak dilengkapi pelampung.

Baca Juga: Kecelakaan Laut Masih Terjadi, Besok Ratusan Jaket Keselamatan Dibagikan pada Warga Sebatik

"Yang saya dengar informasinya penumpang kayaknya tidak dilengkapi pelampung atau mungkin ada pelampung tapi tidak diingatkan sama pihak speedboat untuk dipakai, saya kurang tahu juga," ujar Jubril.

Ini disampaikannya setelah melihat korban tenggelam tidak dalam posisi terapung.

"Kalau dia pakai pelampung pasti terapung posisinya. Orang tua saya keluar dari jendela itu disuruh berenang ke tepian gak berani. Karena takut hanyut," tuturnya.

Meskipun ibunya bisa berenang namun ibunya masih bertahan memilih memegang speedboat yang sudah dalam kondisi terapung.

"Mama saya bisa berenang sih. Tapi mama saya memilih berpegangan ke speedboat yang terapung itu. Sampai datang bantuan," ujarnya.

Ia menambahkan, sekitar pukul 14.00 WITA dirinya mendapatkan kabar dari ipar yang ada di Sembakung bahwa speedboat Riyan belum juga sampai.

"Dan dia dapat info di sana speedboatnya terbalik. Jadi saya ke Pelabuhan Tengkayu nanya kabar selanjutnya. Dan berita yang meninggal itu beruntun datang. Empat orang awalnya lalu bertambah lima orang," katanya.

Baca Juga: Kecelakaan Laut Tabrakan Antar Kapal, Membuat 17 ABK Hilang, Berlayar dari Balikpapan ke Merak

Pamannya, orang tua dari sepupunya yang akan melangsungkan pernikahan ikut menjadi korban terbaliknya speedboat tersebut.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved