Breaking News:

Jembatan Mahkota II Dibuka

Dishub Samarinda Turunkan Personel di Dua Segmen Jembatan Achmad Amins, Dibagi Tiga Shift

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda akan menempatkan personelnya untuk mengamankan dan mengawasi jalur perlintasan Jembatan Achmad Amins (eks Ma

TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Polisi lalu lintas dan petugas Dishub mengatur lalu lintas ketika pengendara bermotor melintasi jalur Jembatan Ahmad Amins menuju Jalan Kapten Soedjono Sambutan, Kota Samarinda, Kamis (10/6/2021). Eks Jembatan Mahkota II ini kembali dibuka setelah lebih dari satu bulan ditutup pasca abrasi di bawah pilon jembatan sisi Kecamatan Palaran. TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda akan menempatkan personelnya untuk mengamankan dan mengawasi jalur perlintasan Jembatan Achmad Amins (eks Mahkota Dua) Jalan Kapten Soedjono, Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, sesuai instruksi Walikota Samarinda. 

Plt Kepala Dishub Samarinda, Herwan Rifai menjelaskan personelnya akan berbagi shift untuk menjaga di pos yang telah tersedia.

"Satu shift ada dua pos, dan satu pos itu akan diisi dua orang. Jadi, sementara kami siapkan tiga shift sambil melihat keadaannya nanti. Kalau dengan pemasangan barrier ini dirasa aman-aman saja, maka akan ada tiga shift saja," tuturnya saat dikonfirmasi, Kamis (10/6/2021).

Penjagaan yang dilakukan, lanjutnya, bisa berubah, bahkan personel akan diminta ekstra menjaga jika terjadi insiden di atas jembatan atau nekat menerobos seperti pada penutupan April 2021 lalu.

"Tapi kalau ada insiden-insiden, maka akan kami tambah menjadi 24 jam penjagaan. Sekarang 3 shift dulu dari jam 6 pagi sampai jam 12 malam," ungkapnya.

Baca juga: Pembukaan Jembatan Achmad Amins Samarinda, Camat Sambutan Akui Waktu Ditutup Rasanya Terpencil

Barier seberat 500 kilogram atau setengah ton yang terpasang, kata Herwan Rifai, juga telah diatur pasca dibukanya jalur siang tadi.

"Di kiri roda dua dan di kanan roda empat. Jadi dibagi dua untuk membatasi mobil di atas R4 dan mobil barang. Itu kedua sisi nanti kami atur," ucapnya. 

Menyinggung kebutuhan personel jaga, di mana juga harus menjaga daerah parkir liar di tiga titik prioritas yang kini sedang dipersiapkan kantong-kantong parkir, Herwan Rifai tidak menyangkal keterbatasan tersebut.

Dia menyampaikan bahwa sebagian personel sementara ditarik untuk backup penjagaan dan pengawasan di jalur Jembatan Achmad Amins (eks Mahkota Dua) yang telah terbuka.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved